Wakil Bupati Majene Pimpin Rapat TPID, Tekankan Percepatan Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan

Litaqmandar.com Majene,— Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani memimpin langsung Rapat Monitoring dan Evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Majene yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Kementerian Dalam Negeri terkait percepatan pelaporan pengendalian inflasi daerah. Jmuat, (8/5/2026)

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan perangkat daerah, unsur TPID, serta pihak terkait lainnya yang memiliki peran dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Majene. Pertemuan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi lintas sektor menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:   BPMP Serahkan Bantuan APE kepada 6 Satuan PAUD di Kabupaten Majene

Dalam arahannya, Wakil Bupati Majene menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya sebatas urusan administrasi maupun pelaporan semata. Menurutnya, pengendalian inflasi berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi masyarakat dan kemampuan warga memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Bagi kami, pengendalian inflasi bukan hanya soal laporan dan administrasi. Ini tentang memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau,” tegasnya di hadapan peserta rapat.

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran terkait agar bergerak cepat dalam melengkapi realisasi dan dokumentasi sembilan indikator utama pengendalian inflasi daerah. Hal tersebut dinilai penting sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan program pengendalian inflasi secara terukur dan tepat sasaran.

Baca Juga:   Malam ke-9 Ramadhan, Pemkab Majene Gelar Safari Ramadhan di Kecamatan Pamboang

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memperkuat pelaksanaan operasi pasar, pemantauan harga bahan pokok, serta pengawasan stok dan distribusi barang di lapangan. Langkah tersebut diharapkan mampu mengantisipasi gejolak harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Wakil Bupati menekankan bahwa pemerintah harus hadir lebih awal sebelum persoalan inflasi berkembang menjadi masalah besar. Menurutnya, langkah preventif menjadi kunci dalam menjaga kestabilan harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Baca Juga:   Dalam Rangka Memperingati Hari Gizi Nasional Tahun 2025, Universitas Sulawesi Barat Gelar Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah

“Pemerintah harus hadir bukan saat masalah membesar, tetapi sejak tanda-tanda kenaikan harga mulai terlihat. Stabilitas pangan adalah bagian dari menjaga kesejahteraan masyarakat Majene,” ujarnya.

Melalui rapat monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Majene berharap seluruh perangkat daerah dapat meningkatkan sinergi dan respons cepat dalam pengendalian inflasi, sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari kebijakan pemerintah secara langsung.

Tinggalkan Balasan