Berita  

Pemkab Majene Targetkan Cakupan Air Bersih Naik 44 Persen Lewat Kerja Sama SPAM Regional Sulbar

Litaqmandar.com Majene,- Perusahaan penyedia jasa pelayanan air bersih, PT PAM Lyonnaise Jaya mempresentasikan Rencana Kerja Sama Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Provinsi Sulawesi Barat dalam sebuah agenda strategis yang digelar di Ruangan VIP Blue Lemon, Lantai 3, Hotel The Rinra, Makassar, Rabu malam (15/7/2026). Presentasi yang diinisiasi Direktur PT PAM Lyonnaise Jaya, Samuel I. Sutandi, tersebut menjadi forum pembahasan peluang pengembangan layanan air bersih di sejumlah daerah di Sulawesi Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan daerah dan pemangku kebijakan, di antaranya Gubernur Sulawesi Barat, Bupati Majene, Bupati Polewali Mandar, dan Bupati Mamuju Tengah. Turut hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, kepala perangkat daerah, kepala biro terkait, perwakilan kementerian, serta jajaran direksi perusahaan penyedia jasa air bersih.

Baca Juga:   Wabup Majene Pimpin Kerja Bakti dan Penanaman Pohon Serentak Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026

Dari Kabupaten Majene, hadir Wakil Bupati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), kepala organisasi perangkat daerah terkait, serta Pelaksana Tugas Direktur PDAM Majene. Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Majene menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung pengembangan sistem penyediaan air minum regional sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur dasar.

Menanggapi rencana kerja sama yang dipaparkan, Pemerintah Kabupaten Majene membidik lompatan besar dalam peningkatan layanan air bersih. Pemerintah daerah menargetkan cakupan pelayanan air minum layak meningkat hingga mencapai 44 persen pada periode 2028–2029 sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar yang berkualitas.

Baca Juga:   Bupati Majene Serahkan LKPD 2025 Unaudited ke BPK Sulbar, Tegaskan Komitmen Transparansi

Saat ini, cakupan layanan air minum di Kabupaten Majene baru mencapai 12,53 persen atau setara dengan 6.437 sambungan rumah. Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah akan memprioritaskan pembangunan sebanyak 18.324 sambungan rumah baru yang dipusatkan di Kecamatan Banggae dan Kecamatan Banggae Timur, sebagai wilayah dengan kebutuhan layanan yang terus meningkat.

Bupati Majene, Andi Achmad Syukri, menegaskan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Majene dalam mendukung pelaksanaan proyek SPAM Regional tersebut. Dukungan yang disiapkan mencakup penyediaan lahan untuk pembangunan infrastruktur, percepatan proses perizinan dan legalitas, serta penguatan kelembagaan guna meningkatkan tata kelola dan kapasitas sumber daya manusia pengelola air bersih di daerah.

Baca Juga:   Bupati Majene Dampingi Gubernur Sulbar Audiensi ke Kemenkes, Usulkan RSUD Majene Jadi RS Pendidikan

“Kami berkomitmen penuh agar air bersih ini benar-benar mengalir langsung ke rumah-rumah masyarakat,” ujar Andi Achmad Syukri. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan pihak swasta menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan air bersih yang lebih merata dan berkelanjutan bagi masyarakat Majene.

Pemerintah Kabupaten Majene optimistis kerja sama pengembangan SPAM Regional Sulawesi Barat akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan akses terhadap air minum yang layak, proyek ini juga diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui terciptanya lingkungan yang lebih produktif, sehat, dan mandiri.

Tinggalkan Balasan