Litaqmandar.com Majene,– Semangat melestarikan tradisi bahari masyarakat Mandar kembali terlihat melalui penyelenggaraan Lomba Perahu Lepa-Lepa Layar Piala Syamsuddin Cup I Tahun 2026 di Kelurahan Rangas, Kabupaten Majene. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2026, tersebut diikuti sebanyak 60 peserta dan mendapat perhatian dari masyarakat setempat. Sabtu, 24/10/2026
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene, Ahmad Djamaan, turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya maritim dan tradisi bahari yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Mandar.
Lomba perahu lepa-lepa layar ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali kearifan lokal masyarakat pesisir. Perahu lepa-lepa yang selama ini lekat dengan kehidupan nelayan Mandar menjadi simbol hubungan erat masyarakat dengan laut sebagai sumber penghidupan sekaligus bagian dari warisan budaya leluhur.
Antusiasme 60 peserta yang ambil bagian dalam perlombaan menunjukkan bahwa tradisi bahari masih memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta memperlihatkan kemampuan mengendalikan perahu layar dengan memanfaatkan arah dan kekuatan angin, sehingga menghadirkan tontonan menarik bagi masyarakat yang menyaksikan dari kawasan pesisir Rangas.
Kehadiran Ahmad Djamaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap potensi budaya bahari sebagai salah satu daya tarik pariwisata Kabupaten Majene. Tradisi seperti lomba perahu lepa-lepa layar dinilai memiliki nilai budaya yang dapat dikembangkan menjadi agenda wisata berbasis kearifan lokal.
Selain menjadi hiburan masyarakat, kegiatan ini juga memberikan ruang silaturahmi bagi para nelayan, komunitas bahari, dan generasi muda untuk saling mengenal serta menjaga tradisi yang diwariskan oleh para pendahulu. Keterlibatan generasi muda diharapkan dapat memastikan budaya perahu layar tetap dikenal dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Penyelenggaraan Syamsuddin Cup I Tahun 2026 di Kelurahan Rangas menjadi salah satu bentuk upaya menghidupkan kembali semangat kebudayaan maritim di Tanah Mandar. Dengan jumlah peserta mencapai 60 orang, kegiatan ini memperlihatkan besarnya potensi olahraga tradisional dan atraksi bahari untuk dikembangkan sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan Lomba Perahu Lepa-Lepa Layar dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan yang semakin dikenal luas. Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan terus bersinergi menjaga warisan budaya bahari, sekaligus menjadikan tradisi masyarakat pesisir sebagai kekuatan dalam memajukan kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Majene.


