Budaya  

Majene Street Fashion Carnival 2026 Sutra Mandar Siap Tampil di Panggung Jalanan

Litaqmandar.com Majene,- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene melalui Kepala Bidang Seni Budaya, Sofyan Ilbas, bersiap menghadirkan perhelatan fesyen yang berbeda pada penghujung Desember 2026. Melalui Majene Street Fashion Carnival 2026, keindahan Sutra Mandar akan dihadirkan di ruang publik dengan menjadikan jalanan sebagai panggung peragaan busana yang terbuka dan dapat dinikmati langsung oleh masyarakat. Kamis, 29/10/2026

Dalam pesan WhatsApp kepada media Litaqmandar.com, Sofyan Ilbas menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung konsep fashion show di jalanan. Para peserta nantinya akan melenggang di atas bentangan karpet yang dipasang di atas jalan beraspal, menghadirkan suasana peragaan busana yang berbeda dari panggung konvensional. Konsep ini diharapkan memberikan pengalaman baru bagi masyarakat untuk menyaksikan karya fesyen secara lebih dekat.

Baca Juga:   Disbudpar Majene dan Disdukcapil Bersinergi Percepat Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Melalui konsep tersebut, pengunjung dapat menikmati setiap detail busana yang ditampilkan, mulai dari desain, motif, perpaduan warna, hingga keindahan kain Sutra Mandar. Kain tradisional kebanggaan masyarakat Mandar itu akan diolah menjadi beragam desain modern yang tetap mempertahankan karakter dan identitas budaya lokal.

Sofyan Ilbas menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kreativitas bagi desainer dan pelaku fesyen untuk mengembangkan Sutra Mandar menjadi busana yang lebih variatif dan mengikuti perkembangan zaman. Berbagai rancangan, mulai dari gaun malam, busana pesta, busana kantoran, hingga pakaian kasual, diharapkan dapat menunjukkan bahwa Sutra Mandar memiliki potensi besar untuk bersaing dalam industri fesyen modern tanpa meninggalkan nilai tradisi.

Baca Juga:   Kadisbudpar Majene H. Ahmad Djamaan Pemuda Patriotik dan Gigih Garda Terdepan Pelestarian Budaya Bangsa

Lebih dari sekadar peragaan busana, Majene Street Fashion Carnival 2026 juga diharapkan menjadi sarana promosi dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di bidang tenun, fesyen, kerajinan, aksesori, serta sektor ekonomi kreatif lainnya. Keterlibatan pelaku UMKM diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk lokal, membuka peluang usaha baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi budaya daerah.

Penyelenggaraan kegiatan ini juga sejalan dengan visi pembangunan Bupati dan Wakil Bupati Majene, yakni “Majene Unggul, Mandiri, dan Berbudaya.” Melalui pengembangan kegiatan kreatif yang mengangkat kekayaan budaya Mandar, Pemerintah Kabupaten Majene berupaya memperkuat identitas daerah sekaligus menjadikan warisan budaya sebagai sumber inspirasi, inovasi, dan peluang ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga:   Duta Anti Narkoba (DAN) Kabupaten Majene Menggelar Sosialisasi/ Penyuluhan Tentang Narkoba

Perhelatan yang direncanakan berlangsung pada akhir Desember 2026 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan Sutra Mandar kepada khalayak yang lebih luas. Jalanan akan menjadi panggung, Sutra Mandar menjadi pusat perhatian, dan kreativitas anak daerah memperoleh ruang untuk berkembang. Masyarakat diimbau menantikan informasi resmi selanjutnya melalui kanal informasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene. Dengan semangat “Jalanan Jadi Panggung, Sutra Mandar Jadi Bintang,” Majene Street Fashion Carnival 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga warisan leluhur sekaligus menghadirkan inspirasi bagi masa depan industri fesyen berbasis budaya lokal.

Tinggalkan Balasan