Daerah  

Suasana Haru dan Bangga Menyambut Kepulangan Naldy, Kontestan D’Academy 7 ke Kampung Halaman di Majene

Foto Naldi Dangdut Academy (D’Academy) 7 perwakilan Kutai Timur Anak Pedalaman Desa Awo Kecamatan Tammerodo.

Majene,– Suasana haru, bangga, dan penuh suka cita kini menyelimuti keluarga besar Naldy, salah satu kontestan ajang pencarian bakat dangdut nasional, Dangdut Academy (D’Academy) 7. Setelah menuntaskan perjuangannya di panggung megah tersebut, Naldy dijadwalkan akan segera pulang ke kampung halamannya di Tippulu, Desa Awo, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Minggu, 5/10/2025

Keluarga besar serta masyarakat setempat yang selama ini setia mendukung perjalanan karier Naldy dari awal, kini tengah bersiap menyambut sang idola. Meskipun belum ada tanggal pasti, rencana kedatangannya dijadwalkan pada bulan Oktober ini dan telah memicu gelombang antusiasme di tengah masyarakat.

Ratusan anggota keluarga dan warga desa dipastikan akan turut serta dalam penjemputan tersebut. Mereka bersiap menyambut Naldy dengan iring-iringan meriah sebagai bentuk rasa bangga atas pencapaiannya di kancah nasional. Bagi mereka, kehadiran Naldy bukan hanya sebagai penyanyi dangdut, tetapi juga sebagai ikon kebanggaan yang telah membawa harum nama keluarga dan daerah.

Baca Juga:   Bupati Majene Lantik Pengurus TP‑PKK, Tim Pembina Posyandu, dan Dekranasda: Sinergi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

“Ini bukan hanya soal Naldy sebagai peserta kompetisi, tapi juga sebagai representasi dari mimpi dan semangat masyarakat Majene,” ujar Suharman, salah satu perwakilan keluarga. “Kami bangga luar biasa. Naldy telah memberikan yang terbaik. Meski tidak menjadi juara utama, bagi kami dan seluruh keluarga serta pendukung setia selama ini, dia adalah juara sejati dan simbol kebanggaan kami.”

Baca Juga:   Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri, S.E., M.M., menghadiri pelaksanaan salat Idul Adha 1446 H di Lapangan Pamboang

Suharman menambahkan bahwa saat ini pihak keluarga tengah melakukan koordinasi intens dengan para pendukung dan tokoh masyarakat untuk memastikan seluruh rangkaian penyambutan berjalan lancar. Kepastian tanggal dan waktu kedatangan Naldy masih menunggu informasi lebih lanjut dari tim manajemen dan keluarga inti.

Tak hanya keluarga, masyarakat Desa Awo dan sekitarnya juga mengaku telah menyiapkan berbagai bentuk penyambutan, mulai dari atraksi tradisional hingga konvoi kendaraan hias. Semangat gotong royong terlihat jelas dari persiapan yang dilakukan bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat.

Bagi warga Desa Awo, kehadiran Naldy telah menjadi inspirasi tersendiri bagi generasi muda. Ia dianggap berhasil menembus batas daerah dan menunjukkan bahwa bakat dari pelosok daerah pun bisa bersinar di panggung nasional jika diberi kesempatan dan dukungan penuh.

Baca Juga:   Wakil Menteri Dalam Negeri Tinjau Irigasi di Kecamatan Malunda, Majene

Sementara itu, dalam sebuah pernyataan singkat, Naldy mengungkapkan rasa syukurnya atas semua dukungan yang diberikan. “Panggung belum berakhir,” katanya. Ia berkomitmen untuk terus berkarya dan berharap bisa membawa nama keluarga, tanah leluhur, serta seluruh pendukung setianya lebih jauh lagi di dunia musik dangdut Indonesia.

Kepulangan Naldy ke kampung halaman diyakini akan menjadi momentum penting, tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat Majene untuk terus mendorong potensi lokal agar bisa bersaing dan bersinar di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan