Litaqmandar.com Majene — Wakil Bupati Majene, Andi Ritamariani, langsung menuju SD Inpres 60 Lembang untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Majene tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan keluarga besar sekolah sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa dan tenaga pendidik. Rabu, 30/9/2026
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Para siswa, guru, serta seluruh keluarga besar SD Inpres 60 Lembang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan terhadap keteladanan Rasulullah SAW.
Di tengah anak-anak dan para pendidik, Andi Ritamariani mengingatkan bahwa pendidikan memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar pencapaian akademik. Pendidikan, menurutnya, juga menjadi ruang penting untuk membangun akhlak, karakter, kepedulian, serta sikap saling menghargai sejak usia dini.
“Di tengah anak-anak dan para pendidik, kita kembali diingatkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang ilmu, tetapi juga tentang akhlak, keteladanan, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Andi Ritamariani dalam kesempatan tersebut.
Menurutnya, sosok Nabi Muhammad SAW merupakan teladan utama dalam membangun kehidupan yang berlandaskan kejujuran, kasih sayang, kesabaran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk terus diperkenalkan dan ditanamkan kepada generasi muda melalui lingkungan keluarga maupun sekolah.
Andi Ritamariani juga mengajak para siswa untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Sikap hormat kepada orang tua dan guru, saling membantu, menjaga persahabatan, serta bertanggung jawab terhadap tugas merupakan bentuk sederhana dari pengamalan keteladanan Rasulullah.
Bagi keluarga besar SD Inpres 60 Lembang, kehadiran Wakil Bupati Majene menjadi motivasi tersendiri untuk terus mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik. Sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan generasi yang berilmu sekaligus berakhlak.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD Inpres 60 Lembang akhirnya menjadi momentum untuk kembali meneguhkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari seberapa banyak ilmu yang dikuasai, tetapi juga dari seberapa kuat nilai-nilai kebaikan tumbuh dalam diri peserta didik. Melalui keteladanan Rasulullah SAW, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, peduli, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.



