Litaqmandar.com Majene, – Upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten Majene dalam meraih penghargaan Adipura, SD Negeri 2 Kampung Baru, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, menggelar aksi kerja bakti bersama pada Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, staf, hingga siswa. Aksi gotong royong ini juga dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Kebersihan Kabupaten Majene sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di lingkungan pendidikan.
Kepala SD Negeri 2 Kampung Baru, Muliana, S.Pd.SD., M.M., menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti tersebut bukan sekadar rutinitas untuk membersihkan lingkungan sekolah. Menurutnya, aksi ini merupakan langkah nyata dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik sekaligus membangun budaya hidup bersih sejak dini.
Melalui pesan WhatsApp kepada Tim Media Litaqmandar.com, Muliana menyampaikan bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah. “Kami ingin seluruh warga sekolah memahami bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi dengan Dinas Kebersihan Kabupaten Majene ini menjadi momentum penting untuk mengedukasi anak-anak mengenai pentingnya tata kelola lingkungan, sekaligus menjadi andil nyata kami dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Majene meraih penghargaan Adipura,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muliana menjelaskan bahwa program Adipura dapat mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah, mulai dari pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, penguatan peran bank sampah, hingga optimalisasi fasilitas daur ulang. Menurutnya, kebiasaan memilah dan mengelola sampah harus mulai diperkenalkan kepada siswa agar mereka memahami pentingnya menjaga lingkungan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik, lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan tertata juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup warga sekolah. Kondisi tersebut dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan sehat, sekaligus membantu mengurangi risiko munculnya penyakit akibat lingkungan yang tidak terawat. Kebersihan saluran drainase dan pengelolaan sampah yang tepat juga menjadi bagian penting dalam mencegah persoalan lingkungan, termasuk genangan air.
Muliana menambahkan bahwa keberhasilan program Adipura tidak seharusnya hanya berorientasi pada kebersihan secara visual ketika penilaian berlangsung, tetapi perlu diwujudkan melalui tata kelola lingkungan yang konsisten dan berkelanjutan. Karena itu, pembentukan budaya sadar ekologis perlu dimulai dari sekolah, keluarga, hingga masyarakat luas, dengan membiasakan perilaku membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah sejak dari sumbernya, serta menjaga kebersihan fasilitas umum.
Melalui kegiatan ini, SD Negeri 2 Kampung Baru berharap dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Majene untuk terus memperkuat gerakan peduli lingkungan. Sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan, sehingga cita-cita mewujudkan Majene yang bersih, sehat, nyaman, dan berprestasi melalui penghargaan Adipura dapat didukung dengan aksi nyata dan berkelanjutan.



