Litaqmandar.com Majene, – Akselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan pendidikan yang inklusif dan adaptif di Provinsi Sulawesi Barat memasuki babak baru. SDN No. 41 Rangas, Kabupaten Majene, terpilih sebagai salah satu satuan pendidikan penerima bantuan program strategis pemerintah di bidang pendidikan dasar dan menengah melalui program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran Tahun Anggaran 2025/2026.
Kepastian tersebut tertuang dalam surat resmi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Barat Nomor 1103/B/C6.29/DM.00.02/2026 tertanggal 14 Oktober 2026. Melalui surat tersebut, BPMP Sulbar mengumumkan agenda Open House Sekolah Hasil Revitalisasi dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun Anggaran 2025/2026 sebagai sarana memperlihatkan hasil nyata pelaksanaan program kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan pendidikan. Sabtu, 17/10/2026
Berlokasi di wilayah Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, SDN No. 41 Rangas menjadi salah satu sekolah yang mendapat kesempatan untuk menunjukkan perubahan lingkungan belajar setelah pelaksanaan program revitalisasi. Kegiatan Open House ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan fasilitas pendidikan yang lebih memadai sekaligus menggambarkan upaya peningkatan mutu layanan pendidikan di daerah.
Program revitalisasi tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan ramah anak. Pembenahan sarana dan prasarana sekolah menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas belajar mengajar yang efektif. Sementara itu, digitalisasi pembelajaran diharapkan dapat memperkaya metode pengajaran melalui pemanfaatan teknologi, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, adaptif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Haksan Darwangsa, M.Si., dalam undangannya menekankan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pemanfaatan bantuan pemerintah. Melalui Open House, masyarakat dan pemangku kepentingan dapat melihat secara langsung hasil revitalisasi serta penerapan teknologi digital dalam pembelajaran. Program ini juga diharapkan menjadi salah satu upaya mendukung pencapaian target pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan di tingkat daerah.
Untuk memperkuat sinergi lintas sektor, BPMP Sulawesi Barat mengundang sejumlah pemangku kepentingan Kabupaten Majene agar dapat menyaksikan langsung hasil transformasi sekolah tersebut. Pihak yang diundang meliputi Ketua DPRD Kabupaten Majene, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Koordinator Pengawas (Korwas) Dinas Pendidikan, serta unsur komite sekolah, tokoh masyarakat, dan orang tua murid. Keterlibatan berbagai pihak ini diharapkan memperkuat dukungan terhadap keberlanjutan peningkatan mutu pendidikan.
Selain berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, BPMP Provinsi Sulawesi Barat juga menegaskan komitmennya terhadap tata kelola kelembagaan yang bersih dan akuntabel melalui langkah menuju Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK). Dalam pelaksanaan kegiatan Open House tersebut, seluruh pembiayaan dibebankan pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BPMP Sulawesi Barat. Dengan demikian, kegiatan ini dipastikan tidak memungut biaya apa pun dari pihak sekolah maupun para undangan.
Transformasi SDN No. 41 Rangas Majene melalui revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Dengan dukungan pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang semakin berkualitas serta mempersiapkan generasi muda Sulawesi Barat agar memiliki kompetensi, kreativitas, dan daya saing dalam menghadapi perkembangan era digital.



