STQH ke-XXIX Tingkat Kabupaten Majene 2025 Resmi Dibuka oleh Bupati Andi Achmad Syukri

Foto Bupati Majene Dr H. Andi Achmad Syukri Tammalele secara resmi membuka kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-XXIX 2025 Tingkat Kabupaten Majene yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Majene, Minggu (18/5/2025).

MAJENE,– Bupati Majene Dr H. Andi Achmad Syukri Tammalele secara resmi membuka kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-XXIX 2025 Tingkat Kabupaten Majene yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Majene, Minggu, 18/5/2025.

Dalam suasana malam yang khidmat dan penuh semangat, kegiatan STQH ini diawali pembacaan ayat suci Alquran.

Ajang STQH IV ini diikuti oleh kafilah dari delapan kecamatan se-Kabupaten Majene. Selain menjadi ruang kompetisi religius, kegiatan ini juga merupakan wahana strategis dalam membina syiar Islam di tingkat daerah, sekaligus ajang pencarian bibit unggul untuk mewakili Majene di ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Baca Juga:   Pemkab Majene Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Fakultas Teknik UNSULBAR untuk Percepat Transformasi Digital

Dalam sambutannya, Bupati Majene Andi Achmad Syukri mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh peserta, panitia dalam mendukung pelaksanaan STQH tahun ini.

Ia menekankan pentingnya ajang ini bukan hanya sebagai kompetisi semata, tetapi sebagai bentuk kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur’an dan Hadits.

Bupati juga menegaskan bahwa upaya pembentukan karakter umat Islam harus dimulai sejak dini, melalui pembinaan generasi muda yang Qur’ani.

Baca Juga:   Bupati Majene Serahkan 24 Unit Rumah Relokasi Gempa

Menurutnya, karakter bangsa yang tangguh sangat bergantung pada tersedianya sumber daya manusia yang baik, cakap, terampil, dan memiliki tanggung jawab sosial serta kontribusi terhadap pembangunan.

Kepala kantor Kemenag Kab Majene, , H. Syamsuhri Halimdalam kesempatan itu menyampaikan kegiatan ini hendaknya menjadi ajang refleksi untuk menghangatkan pikiran kita untuk mendorong gerakan buta aksara Al-Qur’an di Majene.

“Ajang STQH yang kita laksanakan tahun ini menjadi momentum bagi kita semua untuk melakukan evaluasi diri demi kemajuan daerah,” ucapnya.

Baca Juga:   BADKO HMI Sulawesi Barat Teguhkan Peran Kader dan Pemuda melalui Pelatihan Metodologi Dakwah Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Syamsuhri mengajak kepada seluruh peserta untuk berusaha secara sungguh-sungguh agar 10 orang yang dikirim ke provinsi bisa mewakili Sulbar di ajang nasional.

Hal yang harus digaris bawahi bahwa gerakan buta aksara Al-Qur’an bukan hanya tanggung jawab kemenag, tetapi seluruh stakeholder yang ada di wilayah Majene.

“Kami di Kementerian Agama merupakan tim sukses Bupati untuk menyiapkan masyarakat Majene selamat urusan dunia dan akhirat,

Tinggalkan Balasan