Majene,– Pemerintah Kabupaten Majene kembali menggelar apel gabungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lapangan Pendopo Rumah Jabatan Bupati. Acara berskala besar ini bertujuan memperkuat kedisiplinan dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Majene, sekaligus membangun sinergi antar instansi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Apel gabungan dipimpin langsung oleh Wakill Bupati Majene, Dr. Andi Ritamariani, M.Pd didampingi Sekretaris Daerah dan seluruh kepala OPD. Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya kehadiran penuh dan etos kerja tinggi setiap ASN. Beliau mengingatkan bahwa disiplin tidak hanya soal datang tepat waktu, namun juga konsistensi dalam menyelesaikan tugas hingga akhir jam kerja—tanpa menitip absen atau langsung pulang selepas “cek-in” seperti yang pernah diingatkan terkait pimpinan OPD sebelumnya. Senin, 8/7/2025
Lebih lanjut, Wakil Bupati Dr. Andi Ritamariani, M.Pd menyinggung fenomena ketidakhadiran dan kehadiran parsial di kalangan ASN. Ia menekankan akan melakukan evaluasi rutin dan memberi sanksi kepada pelanggar disiplin mulai dari teguran hingga hukuman administrasi, mengikuti praktik yang dilakukan di daerah lain yang menerapkan sistem fingerprint agar tak ada lagi ASN yang “titip absen”
Selain itu, apel tersebut diisi dengan penandatanganan pakta integritas secara massal oleh seluruh ASN OPD. Langkah ini juga mencerminkan komitmen tinggi lingkungan Pemkab Majene untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, sekaligus menumbuhkan budaya disiplin yang berkelanjutan, bukan sekadar formalitas tanpa tindak lanjut.
Wakil Bupati juga meminta kepala OPD untuk menjadi contoh teladan bagi jajarannya. Ia menyebutkan bahwa tingkat partisipasi pimpinan OPD selama ini masih di bawah 50%, sehingga harus ditingkatkan agar menciptakan iklim kerja yang efektif dan harmonis . Kehadiran aktif para pemimpin ini dianggap penting dalam membangun budaya disiplin dan tanggung jawab kolektif.
Salah satu kepala OPD yang hadir diakui telah menunjukkan peningkatan kinerja signifikan. Wakil Bupati memuji beberapa pejabat yang proaktif dan disiplin, dan menginstruksikan agar mereka diikutsertakan dalam mentoring agar bisa menjadi model bagi OPD lainnya. Menurutnya, ASN yang konsisten disiplin akan memberi dampak positif langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Akhirnya, apel gabungan ini menjadi momentum penting dalam upaya reformasi birokrasi di Kabupaten Majene. Melalui penegakan disiplin yang nyata dan sistem evaluasi berkelanjutan, Pemkab berharap ASN-nya mampu memberi layanan publik yang lebih baik, akuntabel, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah.



