Berita  

Pemkab Majene Wajibkan Pejabat Aktif Ikuti Safari Subuh Jumat, Bupati: Momentum Serap Aspirasi Warga

Litaqmandar.com Majene — Pemerintah Kabupaten Majene mewajibkan seluruh pejabat daerah hingga tingkat kepala desa untuk aktif mengikuti program Safari Subuh Jumat. Kebijakan tersebut merupakan instruksi Bupati Majene, Achmad Syukri, sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai religius sekaligus membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

Untuk pekan ini, pelaksanaan Safari Subuh Jumat dipusatkan di Masjid Baitul Maslaha, Garogo, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran pemerintah daerah bersama unsur pemerintahan wilayah dan masyarakat setempat.

Baca Juga:   Upacara HKN Majene Dirangkaikan Harkopnas ke-79, Tekankan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Bupati Majene Achmad Syukri mengatakan, Safari Subuh tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial atau formalitas kedinasan. Menurutnya, kehadiran pejabat pemerintah di tengah masyarakat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum silaturahmi untuk menyerap aspirasi di tingkat bawah,” ujar Achmad Syukri.

Ia menegaskan, komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam membangun pemerintahan yang responsif. Melalui kegiatan tersebut, para pejabat diharapkan dapat mengetahui kondisi riil masyarakat serta menindaklanjuti berbagai aspirasi sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

Baca Juga:   Pemerintah Kabupaten Majene Gelar Musrenbang Kecamatan Tammerodo Sendana untuk Penyusunan RKPD 2027

Program Safari Subuh Jumat ini dijadwalkan berlangsung dua kali dalam sebulan sepanjang 2026. Pelaksanaannya akan menyasar sejumlah masjid di wilayah Kecamatan Banggae dan Banggae Timur secara bergiliran, sehingga kegiatan tidak hanya terpusat di satu lokasi.

Berdasarkan aturan penugasan, para pimpinan perangkat daerah, camat, lurah atau kepala desa hingga kepala lingkungan diwajibkan hadir bersama jajarannya. Pemerintah Kabupaten Majene juga menggandeng Kementerian Agama Kabupaten Majene serta para pemuka agama untuk memberikan ceramah dan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat.

Baca Juga:   Bupati Majene Gelar Nonton Bareng Perempat Final Piala Dunia 2026, Tegaskan Dukungan untuk Argentina

Melalui Safari Subuh Jumat, Pemkab Majene berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat. Selain menjadi sarana pembinaan spiritual, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang komunikasi langsung untuk memperkuat pelayanan publik serta mewujudkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan