Sarasehan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat pemahaman dan pembinaan ideologi Pancasila dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang. Dengan tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila di Tengah Tantangan Geopolitik dan Geostrategi Dunia”, kegiatan ini menghadirkan tokoh-tokoh nasional, akademisi, serta pemangku kepentingan dari berbagai sektor.
Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, dalam sambutannya menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi bangsa di tengah arus globalisasi dan potensi konflik geopolitik. Ia menyebut bahwa bangsa Indonesia harus adaptif, namun tetap berpegang teguh pada jati diri kebangsaan yang berlandaskan Pancasila.
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, yang turut membuka acara, menyoroti peran strategis lembaga negara dalam menjaga stabilitas nasional melalui penguatan ideologi. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pemerintahan, masyarakat sipil, dan dunia akademik dalam menyikapi dinamika global secara cerdas dan berdaulat.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Center for Geopolitics dan Geostrategy Studies Indonesia, Dr. Aditya Putra, mengungkapkan bahwa tantangan geopolitik seperti konflik regional, persaingan kekuatan besar, dan krisis energi global memiliki dampak langsung terhadap stabilitas nasional. Oleh karena itu, pemahaman geopolitik harus menjadi bagian dari strategi kebangsaan yang berbasis pada nilai Pancasila.
Sarasehan ini juga menjadi momentum pertukaran gagasan, dimana para peserta berdiskusi aktif mengenai isu-isu strategis seperti ketahanan ideologi, politik luar negeri Indonesia, serta ancaman disinformasi global. Forum ini diharapkan melahirkan rekomendasi konkret bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan arah pembangunan nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya sarasehan ini, Pemerintah Pusat berharap tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga Pancasila sebagai benteng ideologis bangsa di tengah pusaran tantangan global. Kegiatan serupa direncanakan akan terus digelar di berbagai daerah untuk memperluas jangkauan dan dampaknya di seluruh lapisan masyarakat.



