Makassar,— Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele, memantau secara langsung pelaksanaan asesmen seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JTP) Kabupaten Majene Tahun 2025 yang digelar di Kota Makassar pada Selasa (16/9/2025). Kehadiran Bupati di lokasi asesmen menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Majene dalam menjamin transparansi dan objektivitas dalam proses pengisian jabatan strategis.
Kegiatan asesmen ini merupakan bagian dari tahapan seleksi terbuka untuk mengisi sejumlah posisi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Majene. Proses seleksi dilaksanakan bekerja sama dengan lembaga asesmen profesional yang berlokasi di Makassar, guna memastikan hasil seleksi yang akurat dan sesuai standar kompetensi jabatan.
Dalam keterangannya, Bupati Andi Achmad Syukri menyatakan bahwa proses seleksi terbuka ini menjadi langkah penting dalam reformasi birokrasi di daerah. Ia menekankan pentingnya memilih pemimpin-pemimpin OPD yang memiliki kapasitas, integritas, serta visi yang sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Majene.
“Asesmen ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk komitmen kami dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Bupati saat meninjau langsung salah satu ruang asesmen.
Proses seleksi dilakukan secara objektif, tanpa intervensi, dan terbuka untuk seluruh ASN yang memenuhi syarat. Dengan mekanisme ini, diharapkan terpilih pejabat yang benar-benar kompeten dan mampu mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Majene.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta seleksi yang telah menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti proses asesmen. Ia juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Pelaksanaan asesmen berlangsung lancar dengan pengawasan ketat dari panitia seleksi, tim asesor, serta dukungan teknis dari lembaga mitra asesmen. Seluruh tahapan seleksi mengedepankan prinsip meritokrasi sebagai landasan utama dalam pengambilan keputusan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Pemkab Majene untuk memperkuat sistem manajemen SDM aparatur yang berbasis kinerja dan kompetensi. Diharapkan, hasil akhir dari seleksi ini akan menghadirkan pemimpin-pemimpin perangkat daerah yang visioner, adaptif, dan siap menjawab tantangan pembangunan ke depan.



