Majene,–Bupati Majene resmi melantik pengurus baru TP-PKK, Tim Pembina Posyandu, dan Dekranasda periode 2025–2030 dalam upacara yang digelar di Aula Pendopo Rujab Bupati. Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimda, kepala OPD, serta tokoh masyarakat. Pelantikan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Majene dalam memperkuat sinergi kelembagaan yang krusial bagi pembangunan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Majene menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi. Ia menyampaikan, “TP‑PKK, Posyandu, dan Dekranasda merupakan pilar penting dalam mempercepat kemajuan daerah, khususnya di bidang pemberdayaan keluarga, pelayanan kesehatan, dan pengembangan ekonomi kreatif.” Pernyataan serupa juga diungkapkan oleh kepala daerah di beberapa kabupaten lainnya saat melaksanakan pelantikan serupa . Selasa 2/7/2025
TP-PKK diberdayakan sebagai motor utama pemberdayaan keluarga, dengan tugas merancang dan melaksanakan program inovatif untuk meningkatkan kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan sosial. Sementara Tim Pembina Posyandu berperan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar ibu dan anak, yang kini diperluas cakupannya sesuai regulasi terbaru Permendagri No. 13 Tahun 2024 .
Sedangkan Dekranasda diberikan mandat strategis untuk mendorong pengembangan UMKM dan melestarikan warisan budaya lokal. Bupati meminta agar Dekranasda lebih proaktif dalam memfasilitasi sentra kerajinan, memperluas akses pasar, serta meningkatkan kualitas produk daerah agar mampu bersaing di era modern.
Ketua TP-PKK Majene periode baru menyampaikan kesiapannya untuk bersinergi. Ia menekankan bahwa jabatan ini bukan sekadar simbol, tetapi amanah yang harus diwujudkan dalam kegiatan nyata seperti pelatihan kader, posyandu inovatif, dan pendampingan UMKM. Komitmen serupa juga disuarakan di Kabupaten Solok Selatan dan Buleleng saat mereka melantik pengurus TP-PKK dan Posyandu.
Masyarakat dan tokoh lokal turut antusias dengan momentum ini. Harapannya, keberadaan TP‑PKK, Posyandu, dan Dekranasda yang solid dapat memperkuat intervensi di tingkat desa, menyelesaikan masalah kesehatan ibu-anak, menurunkan angka stunting, serta menciptakan lapangan kerja lewat kerajinan tangan.
Dengan dibentuknya ketiga lembaga tersebut, Bupati Majene berharap sinergi antara pemerintah daerah dan para pengurus mampu mengakselerasi capaian visi pembangunan: mewujudkan Majene yang sehat, mandiri, dan berbudaya. Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Majene.



