Berita  

Pemkab Majene Wajibkan Pejabat Aktif Ikuti Safari Subuh Jumat, Bupati: Momentum Serap Aspirasi Warga

Litaqmandar.com Majene — Pemerintah Kabupaten Majene mewajibkan seluruh pejabat daerah hingga tingkat kepala desa untuk aktif mengikuti program Safari Subuh Jumat. Kebijakan tersebut merupakan instruksi Bupati Majene, Achmad Syukri, sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai religius sekaligus membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

Untuk pekan ini, pelaksanaan Safari Subuh Jumat dipusatkan di Masjid Baitul Maslaha, Garogo, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran pemerintah daerah bersama unsur pemerintahan wilayah dan masyarakat setempat.

Baca Juga:   Bupati Majene Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Ajak Masyarakat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

Bupati Majene Achmad Syukri mengatakan, Safari Subuh tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial atau formalitas kedinasan. Menurutnya, kehadiran pejabat pemerintah di tengah masyarakat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus menjadi momentum silaturahmi untuk menyerap aspirasi di tingkat bawah,” ujar Achmad Syukri.

Ia menegaskan, komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam membangun pemerintahan yang responsif. Melalui kegiatan tersebut, para pejabat diharapkan dapat mengetahui kondisi riil masyarakat serta menindaklanjuti berbagai aspirasi sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

Baca Juga:   Rumah Panggung Kepala Dusun di Desa Onang Utara Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp75 Juta

Program Safari Subuh Jumat ini dijadwalkan berlangsung dua kali dalam sebulan sepanjang 2026. Pelaksanaannya akan menyasar sejumlah masjid di wilayah Kecamatan Banggae dan Banggae Timur secara bergiliran, sehingga kegiatan tidak hanya terpusat di satu lokasi.

Berdasarkan aturan penugasan, para pimpinan perangkat daerah, camat, lurah atau kepala desa hingga kepala lingkungan diwajibkan hadir bersama jajarannya. Pemerintah Kabupaten Majene juga menggandeng Kementerian Agama Kabupaten Majene serta para pemuka agama untuk memberikan ceramah dan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat.

Baca Juga:   Pemkab Majene Gelar Sertijab dan Pisah Sambut Ketua Pengadilan Agama, Mahdys Syam Resmi Nahkodai PA Majene

Melalui Safari Subuh Jumat, Pemkab Majene berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat. Selain menjadi sarana pembinaan spiritual, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang komunikasi langsung untuk memperkuat pelayanan publik serta mewujudkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan