Litaqmandar.com Majene,- menjadi momentum berharga bagi para peserta Pelatihan Dasar CPNS Angkatan LVIII dan LIX yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Makassar. Dalam kesempatan tersebut, wakil Bupati Majene Dr. Hj Andi Rita Mariani, M.Mp hadir secara daring untuk menyampaikan materi bertema “Profesionalisme ASN” kepada para calon aparatur sipil negara dari berbagai daerah. Sabtu, 9/5/2026
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan diikuti oleh peserta yang menunjukkan semangat tinggi dalam memahami tantangan birokrasi modern. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya membangun karakter ASN yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam pemaparan materi, Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd menegaskan bahwa era transformasi digital menuntut birokrasi untuk terus bergerak maju. Aparatur sipil negara tidak lagi hanya dituntut bekerja secara administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, dan solutif bagi masyarakat.
“Di era transformasi digital, birokrasi membutuhkan profesionalisme agar tetap lincah, bersih, dan melayani,” menjadi pesan utama yang saya sampaikan kepada seluruh peserta pelatihan dasar. Profesionalisme ASN dinilai sebagai fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Selain kompetensi teknis, ASN masa depan juga diharapkan memiliki integritas, etika pelayanan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika sosial. Nilai-nilai tersebut diyakini menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
Interaksi selama kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif. Para peserta turut aktif berdiskusi mengenai tantangan birokrasi di daerah, inovasi pelayanan publik, hingga peran generasi muda ASN dalam mempercepat transformasi pemerintahan yang lebih modern dan inklusif.
Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN RI atas kepercayaan yang diberikan untuk berbagi wawasan dan pengalaman dalam kegiatan pelatihan tersebut. Kolaborasi seperti ini dinilai penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia aparatur yang unggul.
Melalui pelatihan dasar ini, diharapkan para CPNS Angkatan LVIII dan LIX dapat memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Semangat profesionalisme yang ditanamkan sejak awal menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas pemerintahan di masa mendatang.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah dan kemajuan bangsa membutuhkan ASN yang tidak hanya cerdas dan kompeten, tetapi juga memiliki dedikasi, integritas, dan semangat melayani. Harapannya, semangat yang tumbuh dalam pelatihan ini dapat menjadi pondasi kokoh bagi lahirnya birokrat muda yang membawa perubahan positif bagi Indonesia.



