SDN No. 35 Jolengmea Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru, Perkuat Literasi untuk Pendidikan Berkualitas

Litaqmandar.com Majene,- Sekolah Dasar Negeri (SDN) No. 35 Jolengmea menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Kegiatan tersebut mengusung semangat “Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Melalui Penguatan Kompetensi Literasi”.

Workshop ini menjadi momentum penting bagi guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kapasitas profesional, khususnya dalam mengembangkan kemampuan literasi yang menjadi salah satu fondasi utama dalam proses pendidikan. Penguatan literasi dinilai tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, serta menggunakan informasi secara kritis. Kamis, 24/9/2026

Baca Juga:   SDN 15 Disegel, Disdikpora Segera Melakukan Langkah Negosiasi

Melalui kegiatan tersebut, para peserta didorong untuk memperluas wawasan dan keterampilan dalam merancang pembelajaran yang mampu menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Guru diharapkan dapat menghadirkan metode pembelajaran yang lebih kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik.

Penguatan kompetensi guru juga menjadi bagian penting dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu menjadi fasilitator yang mendorong peserta didik untuk aktif berpikir, bertanya, membaca, berdiskusi, dan menyampaikan gagasan secara baik.

Baca Juga:   Rombongan Siswa SD 2 Majene Kunjungi Museum Mandar

Dalam workshop tersebut, literasi ditempatkan sebagai kemampuan yang dapat diterapkan secara lintas mata pelajaran. Dengan demikian, pembiasaan membaca, memahami informasi, menulis, bernalar, serta mengomunikasikan gagasan dapat menjadi bagian dari aktivitas pembelajaran sehari-hari, bukan sekadar kegiatan tambahan di sekolah.

Selain guru, tenaga kependidikan juga memiliki peran dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung peningkatan kompetensi peserta didik. Kolaborasi antara guru dan tenaga kependidikan diperlukan untuk membangun lingkungan sekolah yang kondusif, tertib, dan mendorong tumbuhnya budaya belajar secara berkelanjutan.

SDN No. 35 Jolengmea berharap hasil workshop dapat diimplementasikan secara nyata dalam proses pembelajaran dan pengelolaan kegiatan pendidikan di sekolah. Peningkatan kompetensi yang diperoleh diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan pendidikan sekaligus mendukung perkembangan potensi peserta didik.

Baca Juga:   UPTD Disdikpora Sendana Gelar Supervisi Hingga ke Pelosok Desa

Dengan penguatan kompetensi literasi yang dilakukan secara konsisten, SDN No. 35 Jolengmea berkomitmen membangun budaya sekolah yang mendorong peserta didik menjadi pembelajar aktif, kritis, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah sekolah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.

Tinggalkan Balasan