Litaqmandar.com Majene – Kompetisi sepak bola Piala Soeratin U-13 dan U-15 tingkat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Tahun 2026 resmi bergulir di Lapangan Sepak Bola Prasamya Mandar Majene, Sabtu (5/9/2026). Pembukaan kompetisi ditandai dengan tendangan pertama atau kick-off yang dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majene, H. Ardiansyah.
Kick-off tersebut turut didampingi Plt. Sekretaris Umum PSSI Sulawesi Barat, Bayu Aditya Pratama, serta Kabid Pemuda dan Olahraga, Abdul Rahman. Setelah seremoni pembukaan, pertandingan perdana mempertemukan Gasman Majene U-13 menghadapi Garuda Mateng U-13.
Kompetisi yang berlangsung mulai 5 hingga 10 September 2026 tersebut diikuti sebanyak 10 tim yang mewakili kabupaten masing-masing di Provinsi Sulawesi Barat. Para peserta akan bersaing untuk menjadi yang terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah masing-masing dalam ajang sepak bola usia muda tersebut.
Persaingan dipastikan berlangsung menarik karena para pemain muda tidak hanya membawa misi meraih gelar juara, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan bakat mereka di tingkat provinsi. Tim yang berhasil keluar sebagai juara nantinya akan mendapatkan kesempatan mewakili Provinsi Sulawesi Barat pada ajang Piala Soeratin tingkat nasional Tahun 2026.
Pemerintah Kabupaten Majene memberikan perhatian terhadap pelaksanaan kompetisi tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong perkembangan olahraga, khususnya sepak bola usia dini. Turnamen ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan minat, bakat, mental bertanding, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Piala Soeratin sendiri merupakan salah satu kompetisi sepak bola usia muda yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Nama kompetisi tersebut diambil dari nama Soeratin Sosrosoegondo, yang merupakan Ketua Umum PSSI pertama. Kompetisi ini telah digelar sejak 1965 dan menjadi salah satu wadah penting dalam pembinaan pesepak bola muda nasional.
Sepanjang perjalanannya, Piala Soeratin telah turut melahirkan sejumlah pemain yang kemudian menjadi bintang sepak bola Indonesia, di antaranya Robby Darwis, Ronny Pasla, Gunawan Dwi Cahyo, Gian Zola, Febri Hariyadi, Maldini Pali, hingga Egy Maulana Vikri. Hal tersebut menunjukkan pentingnya kompetisi usia muda sebagai bagian dari proses pembinaan dan regenerasi pemain sepak bola nasional.
Dengan bergulirnya Piala Soeratin U-13 dan U-15 tingkat Sulawesi Barat di Majene, diharapkan lahir talenta-talenta muda potensial yang mampu bersaing hingga tingkat nasional. Selain menjadi ajang perebutan prestasi, kompetisi ini diharapkan semakin memperkuat pembinaan sepak bola di Sulawesi Barat dan membuka peluang bagi generasi muda untuk mengukir prestasi di dunia sepak bola.



