Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema nasional “Bangkit untuk Indonesia Emas” sesuai dengan pedoman resmi yang dirilis oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia. Tema ini menggambarkan semangat kolektif untuk mendorong kemajuan bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045.
Bupati Majene, yang bertindak sebagai inspektur upacara, dalam amanatnya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat solidaritas, inovasi, serta kerja keras demi kemajuan daerah dan negara. Ia juga menekankan pentingnya semangat persatuan di tengah tantangan global.
“Momentum ini mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa tidak terlepas dari semangat gotong royong, pendidikan, dan semangat juang para pendiri bangsa. Di era digital saat ini, semangat itu harus diterjemahkan dalam bentuk inovasi dan kolaborasi,” ujar Bupati.
Upacara juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN), yang rutin digelar setiap tanggal 17 namun kali ini diperingati bersamaan dengan Harkitnas. Hari Kesadaran Nasional menjadi sarana refleksi bagi ASN dalam meningkatkan integritas dan pelayanan kepada masyarakat.
Suasana upacara berlangsung tertib dan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan. Lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, hingga pembacaan sejarah singkat Kebangkitan Nasional menjadi bagian dari rangkaian acara.
Dengan pelaksanaan peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Majene berharap dapat terus membangkitkan semangat nasionalisme dan meningkatkan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan kemajuan daerah sebagai bagian dari pembangunan nasional.



