Litaqmandar.com Majene, – Kepala Desa Palipi Soreang, Kabupaten Majene, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan dasar tentang konsep ekowisata serta penguatan tata kelola wisata yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Perencanaan Lingkungan dan Pariwisata Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Sabtu, 31/10/2026

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan potensi wisata desa melalui pendekatan ekowisata berbasis potensi lokal, partisipasi masyarakat, perencanaan spasial, serta penguatan tata kelola pariwisata untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kepala Desa Palipi Soreang mengungkapkan bahwa rencana pengembangan wisata di wilayahnya sebenarnya telah lama menjadi perhatian dan keinginan pemerintah desa. Namun, keterbatasan anggaran selama ini menjadi salah satu kendala sehingga berbagai rencana pengembangan tersebut belum dapat direalisasikan secara maksimal.
Ia pun mengaku menyambut positif kehadiran tim dari Universitas Sulawesi Barat yang memberikan pendampingan melalui sosialisasi dan pelatihan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan serta pemahaman mengenai bagaimana mengelola potensi wisata secara terarah dan berkelanjutan.
Sementara itu, dari Pusat Studi Perencanaan Lingkungan dan Pariwisata Universitas Sulawesi Barat, Nur Adylia, S.T., M.T., melaksanakan sosialisasi dan pelatihan dasar mengenai konsep ekowisata berbasis potensi lokal. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya mengenali potensi dan karakteristik wilayah, keterlibatan masyarakat, perencanaan kawasan secara spasial, serta sistem pengelolaan destinasi wisata yang baik.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada konsep bahwa pengembangan ekowisata tidak hanya berorientasi pada kunjungan wisatawan, tetapi juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan, nilai-nilai budaya lokal, dan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Penguatan tata kelola wisata juga menjadi salah satu perhatian utama. Dengan adanya perencanaan yang matang dan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, potensi wisata Desa Palipi Soreang diharapkan dapat dikelola secara lebih profesional, memiliki arah pengembangan yang jelas, serta mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi warga.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal terbangunnya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan kalangan akademisi dalam mewujudkan pengembangan ekowisata Desa Palipi Soreang. Dengan memanfaatkan potensi lokal dan mengedepankan prinsip keberlanjutan, desa ini diharapkan mampu mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan budaya daerah.


