Litaqmandar.com Majene,- Bupati Majene didampingi Inspektur Inspektorat Kabupaten Majene serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Majene menghadiri rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan launching Buku Panduan dan Buku Ajar Pendidikan Anti Korupsi secara hybrid yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti dari Ruang Rapat Bupati Majene bersama jajaran pemerintah daerah terkait.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI dan diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia secara daring maupun luring. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas inflasi serta meningkatkan upaya pencegahan korupsi melalui sektor pendidikan.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri RI menekankan pentingnya langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan pasokan pangan di daerah masing-masing. Pemerintah daerah diminta untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi kenaikan inflasi yang dapat berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat.
Selain membahas pengendalian inflasi daerah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan launching Buku Panduan dan Buku Ajar Pendidikan Anti Korupsi sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan integritas di lingkungan pendidikan. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya strategis dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini kepada generasi muda.
Bupati Majene menyampaikan dukungannya terhadap program pemerintah pusat dalam pengendalian inflasi dan penguatan pendidikan antikorupsi. Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kabupaten Majene menyampaikan bahwa pendidikan antikorupsi memiliki peran penting dalam membangun budaya integritas di lingkungan masyarakat dan pemerintahan. Dengan adanya buku panduan dan buku ajar tersebut, diharapkan proses edukasi mengenai nilai-nilai kejujuran dan transparansi dapat berjalan lebih optimal.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Majene juga menyambut baik pelaksanaan launching buku pendidikan antikorupsi tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter harus dimulai sejak dini dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berintegritas.
Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Majene menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program nasional dalam pengendalian inflasi daerah dan pencegahan korupsi. Diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin kuat dalam mewujudkan stabilitas ekonomi serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.



