SDN 17 Galung-Galung Perkuat Karakter Siswa, Jadikan Pancasila sebagai Fondasi Kedisiplinan

Litaqmandar.com Majene — Menyambut Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober, SDN 17 Galung-Galung, Kelurahan Lalampanua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus memperkuat komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia dini. Penanaman nilai-nilai Pancasila dilakukan melalui pendekatan yang inovatif dan integratif, dengan kedisiplinan sebagai salah satu karakter utama yang terus dibangun dalam keseharian siswa.

Salah satu sosok yang aktif mendorong penguatan karakter tersebut adalah Yusniar, S.Pd., guru SDN 17 Galung-Galung. Ia secara konsisten memberikan motivasi kepada siswa agar memahami bahwa Pendidikan Pancasila tidak hanya berkaitan dengan materi pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari.

“Pendidikan Pancasila bukan sekadar teori di dalam kelas, melainkan fondasi utama dalam pembentukan karakter, moral, hukum, dan perilaku siswa agar selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Pembelajaran ini memiliki kontribusi yang sangat besar dalam membangun sikap disiplin siswa, baik terhadap aturan di sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujar Yusniar.

Baca Juga:   Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan, SDN 17 Galung-Galung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Pramuka

Menurutnya, pembentukan sikap disiplin perlu dimulai dari kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Datang tepat waktu, menaati tata tertib, menghormati guru, menjaga kebersihan lingkungan, bertanggung jawab terhadap tugas, serta menghargai sesama menjadi bagian dari praktik nilai Pancasila yang terus ditanamkan kepada peserta didik.

Kepala SDN 17 Galung-Galung, Jabaruddin, S.Pd., menegaskan bahwa pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa tidak dapat dilakukan secara parsial maupun hanya dibebankan kepada satu mata pelajaran. Menurutnya, nilai kedisiplinan harus hadir dalam seluruh aktivitas pendidikan melalui pembiasaan, keteladanan guru, penerapan tata tertib, serta integrasi dengan berbagai mata pelajaran.

Baca Juga:   Disdikpora Majene Laksanakan Sosialisasi RKAS Dana Bos 2023

“Kedisiplinan pada siswa sekolah dasar sebenarnya tidak berdiri sebagai satu mata pelajaran tunggal yang terpisah. Nilai kedisiplinan ini kami ajarkan secara menyeluruh lewat pembiasaan sehari-hari, keteladanan dari para guru, penegakan tata tertib sekolah, serta diintegrasikan ke dalam mata pelajaran lain seperti Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) serta Pendidikan Agama,” jelas Jabaruddin.

Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026, momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk semakin menguatkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata. Sekolah memandang bahwa semangat Pancasila perlu diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, bukan hanya melalui kegiatan seremonial.

Baca Juga:   Renovasi Sekolah Tak Halangi Belajar, SDN 14 Sumakkuyu Jadikan Rumah Warga sebagai Ruang Pendidikan Karakter

Mewakili seluruh civitas akademika, Jabaruddin menyampaikan ucapan Selamat Hari Kesaktian Pancasila kepada masyarakat. “Mewakili satuan pendidikan SDN No. 17 Galung-Galung, Kelurahan Lalampanua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, kami mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026. Mari kita jadikan momentum ini untuk terus bergerak bersama, menanamkan nilai-nilai Pancasila, dan mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta cinta tanah air,” tuturnya.

Dengan kolaborasi antara guru yang aktif memberikan motivasi dan sistem sekolah yang mendukung pembentukan karakter, SDN 17 Galung-Galung optimistis dapat melahirkan peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan