Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan terhadap tradisi dan budaya yang ada di daerah. “Melalui lomba seperti ini, kita tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar masyarakat Majene,” ujar Andi Ritamariani. Beliau juga mengajak seluruh warga untuk selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan, baik dalam acara keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Sekretaris Daerah H. Ardiansyah, S.STP yang juga menjabat sebagai Ketua PHBI Majene, serta sejumlah Anggota DPRD Majene, antara lain Andi Anggraeni Tammalle, Suryana Mardin, dan Elly Sulistyawati. Kehadiran mereka menambah semarak acara tersebut, yang juga dihadiri oleh Ketua DPD BKPRMI Majene, Budi Mansur, S.Ag.
Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimda dan pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Majene. Mereka hadir untuk memberikan apresiasi terhadap acara yang mengedepankan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan acara keagamaan dan kebudayaan di daerah ini.
Lomba Tabuh Beduq menjadi salah satu sorotan utama malam itu. Dengan semangat keagamaan, peserta menunjukkan kemampuan mereka dalam memainkan beduq, sebuah alat musik tradisional yang identik dengan pelaksanaan takbir di bulan Ramadan. Keunikan suara yang dihasilkan menambah kemeriahan suasana, yang semakin memuncak dengan keberagaman penampilan yang ditampilkan oleh peserta lomba dari berbagai kelompok.
Selain lomba tabuh beduq, lomba kreativitas obor juga menyuguhkan berbagai ide kreatif dari masyarakat Majene. Berbagai macam obor yang dihias dengan warna-warni terang memukau para penonton. Setiap kelompok peserta berlomba menampilkan obor- obor yang tidak hanya bercahaya indah, tetapi juga memiliki makna simbolis yang dalam. Lomba ini berhasil menarik perhatian banyak warga yang datang untuk memberikan dukungan kepada para peserta.
Secara keseluruhan, kegiatan Gema Takbir Lomba Tabuh Beduq dan Lomba Kreativitas Obor kali ini diharapkan menjadi ajang yang mampu mempererat persatuan dan kebersamaan warga Majene, sekaligus memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya dan tradisi lokal kepada generasi muda. Wakil Bupati Majene mengakhiri sambutannya dengan berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya dan meningkatkan semangat religius di kalangan masyarakat.



