Litaqmandar.com, Majene- Suasana di Pendopo Rujab Bupati Majene terasa khidmat saat pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Tingkat Kabupaten Majene digelar. Kegiatan ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai unsur lembaga dan organisasi di daerah. Majene, 18/2/2026
Hadir secara langsung Wakil Bupati Andi Rita Mariani yang mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan penuh khidmat. Kehadiran beliau menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menanamkan nilai kedisiplinan, pengabdian, serta tanggung jawab aparatur kepada bangsa dan daerah.
Bertindak selaku pembina upacara, Wakapolres Andri Aryansyah memimpin jalannya prosesi dengan tertib dan lancar. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menjaga sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan stabilitas dan pelayanan publik yang optimal.
Upacara berlangsung dengan susunan acara yang tertata, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, hingga doa bersama. Seluruh peserta tampak mengikuti kegiatan dengan penuh penghormatan sebagai wujud refleksi pengabdian kepada negara.
Momentum HKN ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi lintas sektor di lingkup Pemerintah Kabupaten Majene. Nilai-nilai kesadaran nasional diharapkan terus tertanam dalam setiap pelaksanaan tugas aparatur sipil negara maupun unsur pelayanan publik lainnya.
Melalui pesan yang disampaikan lewat media sosial resminya, Wakil Bupati menuliskan harapan besar terhadap makna peringatan tersebut. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat menjadikan HKN sebagai pengingat untuk terus meningkatkan integritas dan etos kerja.
“Semoga melalui HKN ini, semangat kebersamaan dan dedikasi kita semakin kokoh demi Majene yang lebih maju, mandiri, dan berbudaya,” tulisnya dalam unggahan tersebut, yang kemudian mendapat respons positif dari masyarakat.
Dengan terselenggaranya upacara ini, Pemerintah Kabupaten Majene berharap semangat nasionalisme tidak hanya menjadi seremonial bulanan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata, pelayanan prima, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.



