Litaqmandar.com Majene,— Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Penyakit Menular Seksual (PMS) yang digelar di Ruang Rapat Wakil Bupati Majene, Kamis (5/3/2026). Rapat tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Majene dan dihadiri sejumlah perwakilan instansi terkait.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Majene dalam memperkuat upaya pencegahan, edukasi, serta penanganan penyakit menular yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat. Rakor ini juga menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan di daerah.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Majene menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, serta masyarakat dalam menekan angka penyebaran penyakit menular seksual. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi kesehatan yang tepat kepada masyarakat, terutama generasi muda. Pemuda sebagai generasi penerus daerah diharapkan memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta menjauhi perilaku berisiko.
Rakor tersebut membahas berbagai strategi penanganan PMS, mulai dari peningkatan sosialisasi kesehatan, penguatan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan, hingga pendekatan edukatif yang melibatkan sekolah dan komunitas masyarakat.
Selain itu, peserta rapat juga mendiskusikan pentingnya data dan pemetaan kasus sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan penanganan yang lebih efektif. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat merancang program yang tepat sasaran.
Sekda Majene dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap penguatan koordinasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa penanganan penyakit menular membutuhkan sinergi dari berbagai pihak agar hasil yang dicapai lebih optimal.
Pemerintah Kabupaten Majene berharap melalui rapat koordinasi ini akan lahir langkah-langkah konkret dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit menular seksual di daerah. Edukasi yang berkelanjutan dinilai menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran masyarakat.
Melalui koordinasi yang kuat dan kerja sama lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Majene berkomitmen memastikan masyarakat semakin terlindungi dan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kesehatan demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.



