Berita  

Wakil Bupati Majene Bersama Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi Jaga Stabilitas Daerah

Litaqmandar.com Majene,- Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita mariani, M.Pd bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar pertemuan dan rapat koordinasi di Kantor Polres Majene, Selasa (14/7/2026). Pertemuan tersebut dilaksanakan sebagai langkah menjaga stabilitas daerah sekaligus mengantisipasi meluasnya konflik sosial yang terjadi di Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur.

Rapat koordinasi dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah terkait, Pemerintah Kecamatan Banggae Timur, Pemerintah Kelurahan Tande Timur, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang berkepentingan. Kehadiran berbagai unsur ini bertujuan menyamakan persepsi dan membangun komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Baca Juga:   Bupati Majene Achmad Syukri Berhasil Merai Gelar Doktor Dengan Nilai Sangat Memuaskan

Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan dan pandangan disampaikan sebagai bagian dari upaya mencari solusi terbaik atas permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat. Seluruh peserta rapat sepakat bahwa penyelesaian persoalan harus mengedepankan dialog, kebersamaan, dan kepentingan masyarakat secara luas.

Pemerintah Kabupaten Majene dalam proses penyelesaian permasalahan ini berperan sebagai mediator dengan mengedepankan prinsip musyawarah, objektivitas, serta penghormatan terhadap ketentuan hukum yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan agar penyelesaian konflik dapat berlangsung secara adil, transparan, dan tidak menimbulkan persoalan baru.

Baca Juga:   Wakil Bupati Majene Hadiri JamNas JuKen IX 2026 di Surabaya, Perkuat Semangat Kebersamaan dan Pengabdian

Melalui forum koordinasi tersebut, seluruh pihak diimbau untuk menahan diri dan tidak melakukan aktivitas sementara di lokasi yang menjadi objek sengketa. Imbauan ini bertujuan menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah munculnya potensi konflik yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, para pihak juga didorong untuk menempuh penyelesaian melalui jalur hukum dengan menyiapkan dokumen dan bukti-bukti yang sah sebagai dasar dalam proses peradilan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjamin hak seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga:   Wakil Bupati Majene Hadiri HLUN 2026, Perkenalkan Program Lansia SMART untuk Wujudkan Masa Tua Bermartabat

Pertemuan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama oleh perwakilan masyarakat yang disaksikan dan diketahui oleh unsur Forkopimda. Penandatanganan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di Kabupaten Majene serta mendukung penyelesaian permasalahan secara damai.

Wakil Bupati Majene mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menciptakan suasana yang harmonis. Perbedaan dapat diselesaikan melalui dialog yang bijaksana, sementara setiap persoalan memiliki ruang penyelesaian sesuai koridor hukum. Mari bersama-sama menjaga Majene tetap aman, damai, dan kondusif demi kepentingan bersama.

Tinggalkan Balasan