Rehab Total Posyandu “Nirmala Sari” Wujud Dukungan Pemdes Lalatedzong terhadap Pelayanan Kesehatan Primer

foto, Rehabilitasi Total Posyandu “Nirmala Sari” Desa Lalatedzong.

Majene,– Pemerintah Desa Lalatedzong terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Salah satu langkah konkret yang baru-baru ini dilakukan adalah rehabilitasi total Posyandu “Nirmala Sari” melalui alokasi Dana Desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan fisik desa yang menyasar langsung pada kebutuhan masyarakat. Senin, 4/8/2025

Posyandu “Nirmala Sari” kini hadir dengan wajah baru setelah dilakukan rehabilitasi total. Mulai dari perbaikan bangunan, penambahan fasilitas pelayanan, hingga kenyamanan ruang tunggu untuk ibu dan balita telah ditingkatkan secara signifikan. Peningkatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pelayanan yang aman, sehat, dan ramah anak.

Baca Juga:   Diskominfo Sulbar Gandeng Pemkab Majene Gelar Senter KIM untuk Percepat Transformasi Digital

Kepala Desa Lalatedzong, Ridwan Maruseng, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemerintah Desa terhadap program Posyandu ILP (Integritas Layanan Primer). Menurutnya, peningkatan layanan Posyandu merupakan langkah strategis dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan pemerintah, khususnya di sektor kesehatan masyarakat desa.

“Pemerintah Desa harus hadir dan memastikan bahwa pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak, bisa berjalan dengan baik. Posyandu Nirmala Sari adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa,” ujar Ridwan Maruseng dalam sambutannya saat peninjauan hasil rehab Posyandu.

Baca Juga:   913 Tenaga Kesehatan dan Teknis Majene Resmi Dilantik sebagai PPPK: Tonggak Baru Pelayanan Publik yang Lebih Baik

Ridwan juga menambahkan bahwa keberadaan Posyandu yang representatif bukan hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan kesehatan. Ia berharap warga semakin rutin membawa balita untuk imunisasi, penimbangan, serta layanan kesehatan ibu hamil dan menyusui.

Program ini juga sejalan dengan semangat transformasi layanan kesehatan primer yang dicanangkan pemerintah pusat. Dengan Posyandu ILP, pelayanan kesehatan tidak lagi bersifat sporadis, melainkan menjadi sistematis, terintegrasi, dan berbasis data. Desa Lalatedzong berkomitmen menjadi bagian dari gerakan nasional tersebut.

Baca Juga:   Ketua Umum Permatur Sarwan Desak Realisasi Anggaran Dan Kecam BPBD Atas Penyebaran Informasi Tidak Benar Di Kecamatan Tutar

Masyarakat Desa Lalatedzong menyambut positif rehabilitasi Posyandu ini. Para kader Posyandu menyatakan siap memberikan layanan terbaik dan memanfaatkan sarana yang telah diperbaiki secara optimal. Keterlibatan aktif kader dan tokoh masyarakat menjadi kunci dalam keberhasilan program ini.

Dengan selesainya rehabilitasi total Posyandu “Nirmala Sari”, Pemerintah Desa Lalatedzong berharap dapat menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dan merata. Dukungan dari Kepala Desa Ridwan Maruseng menjadi contoh nyata bagaimana kepemimpinan desa dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang tepat sasaran.

 

Tinggalkan Balasan