Majene,– Pemerintah Kabupaten Majene secara resmi memulai rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1446 Hijriah sebagai bentuk silaturahmi dengan masyarakat, khususnya umat Muslim, dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan perdana ini dilaksanakan di Masjid Baitul Wahdaniyah Teppo, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, Senin, 5/3/2025.
Safari Ramadhan merupakan agenda tahunan Pemkab Majene yang bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan daerah dalam suasana keagamaan. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin lebih dekat dengan warga dan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, H. Andi Ardiansyah, S.STP, hadir mewakili Bupati Majene dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Ramadhan adalah momentum tepat untuk memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan suci ini sebagai ajang meningkatkan kepedulian sosial dan memperkokoh kebersamaan.
“Safari Ramadhan bukan hanya rutinitas seremonial, tetapi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin mendengarkan langsung harapan dan kebutuhan warga, khususnya terkait pembangunan keagamaan dan sosial,” ujar Sekda.
Selain silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan dana operasional untuk masjid dan Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan. Tausiah atau ceramah agama turut mewarnai kegiatan ini dengan pesan-pesan moral dan motivasi spiritual bagi jamaah.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya jamaah yang hadir untuk mengikuti Safari Ramadhan ini. Para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aparat kelurahan turut menyambut baik kehadiran rombongan Pemkab Majene dan menyampaikan apresiasi atas konsistensi pemerintah dalam membina kehidupan beragama di daerah.
Selama bulan Ramadhan, Pemkab Majene dijadwalkan akan melaksanakan Safari Ramadhan di berbagai kecamatan lainnya. Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimda, OPD, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan harapan mampu memperkuat sinergi dalam mewujudkan Majene yang religius dan berkemajuan.



