Puskesmas Banggae I Edukasi Masyarakat Tentang Pencegahan DBD

Gambar: sebagai langkah Upaya Pencegahan DBD, Puskesmas Banggae I Secara Aktif mengedukasi Masyarakat.

MAJENE – Kebersihan lingkungan rumah atau sekolah tentu tetap diperhatikan secara serius dan ditingkatkan untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

DBD merupakan salah satu penyakit mematikan, sehingga diperlukan upaya pencegahan secara tepat dengan membutuhkan komitmen kerjasama yang maksimal antara Dinas Kesehatan (Dinkes), lintas sektor dan dukungan masyarakat secara umum.

Baca Juga:   Kajari Majene Janji Tuntaskan Kasus Korupsi Pengadaan Kapal DKP

“Seperti dilakukan PKM (Puskesmas) Banggae I Majene dengan melaksanakan edukasi DBD setiap saat,” terang dr. Rakhmat Malik Kepala Dinkes Majene, Sabtu (13/04/2024).

Pencegahan penyakit menular lanjutnya, dibutuhkan peran kader dan masyarakat melalui gerakan
masyarakat berbasis lingkungan. “Tim Cabe Rawit terus melakukan implementasi survei vektor, pembinaan kader jumantik, penyelidikan kasus DBD dan kegiatan lainnya.

Baca Juga:   Upaya Pencegahan DBD, Kadinkes Majene Imbau PKM Lakukan Langkah Preventif

Selain itu, Tim cabe rawit juga melakukan penyuluhan terkait DBD dan diare di masyarakat, seperti diluar dan dalam pasar, di lingkungan, menyampaikan informasi melalui masjid setempat.

” Lingkungan sekolah yang bersih perlu dijadikan perhatian, mengingat nyamuk penyebar DBD lebih aktif di siang hari saat siswa belajar di sekolah,” pintanya.

Baca Juga:   Andi Achmad Syukri Launching Core Values ASN BerAKHLAK di Dinas Kesehatan Majene

Tinggalkan Balasan