Budaya  

Pemkab Majene Launching Dato Diving Center, Pantai Dato Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Bahari dan Sumber PAD

Litaqmandar.com Majene, – Pemerintah Kabupaten Majene terus berupaya mengembangkan potensi sektor pariwisata sebagai salah satu sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Apel Siaga Pendapatan sekaligus Launching Dato Snorkeling & Diving Center yang dipusatkan di objek wisata Pantai Dato, Senin (2/11/2026), pukul 15.30 WITA hingga selesai.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Majene diwakili oleh Asisten III, Ibu Inayati Salam. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi wisata bahari sekaligus mendorong pengelolaan destinasi wisata yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Launching Dato Snorkeling & Diving Center menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan potensi keindahan bawah laut Pantai Dato kepada masyarakat luas. Melalui fasilitas wisata snorkeling dan diving, Pantai Dato diharapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata bahari yang menawarkan pengalaman wisata berbeda bagi pengunjung.

Baca Juga:   Pemkab Majene Gelar Diskusi Publik Sejarah dan Nilai Perjuangan Galung Lombok

Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene dengan Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Sulawesi Barat. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi dalam mengembangkan potensi kelautan, perikanan, serta pariwisata bahari yang dimiliki Kabupaten Majene.

Turut hadir dalam kegiatan Apel Siaga Pendapatan tersebut Kabid Seni Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene, Sofyan Ilbas, serta Kabid Destinasi, Muh. Taslimsyah, S.Pi., M.M., selaku penanggung jawab kegiatan. Keduanya bersama jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata turut mengikuti rangkaian apel siaga dan launching Dato Diving Center.

Baca Juga:   Assamalewuang Rock Invasion 2026, Bukan Sekadar Festival Musik, tetapi Ruang Kreativitas Anak Muda dan Penggerak UMKM Majene

Pelaksanaan Apel Siaga Pendapatan juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan koordinasi jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam mengoptimalkan potensi pendapatan dari sektor pariwisata. Kehadiran Dato Diving Center diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan baru melalui pengembangan layanan wisata bahari yang dikelola secara terarah dan profesional.

Selain berpotensi meningkatkan PAD, pengembangan wisata snorkeling dan diving juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Meningkatnya kunjungan wisatawan berpeluang membuka kesempatan usaha bagi pelaku UMKM, penyedia jasa wisata, serta masyarakat yang terlibat dalam aktivitas ekonomi di kawasan Pantai Dato.

Baca Juga:   Pulau Idaman Memiliki Potensi Wisata Sulawesi Barat

Dengan hadirnya Dato Snorkeling & Diving Center, Pemerintah Kabupaten Majene berharap Pantai Dato semakin dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan wisata bahari di Sulawesi Barat. Melalui kolaborasi pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat, pengembangan sektor pariwisata diharapkan mampu berjalan secara berkelanjutan, menjaga kelestarian lingkungan laut, serta memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Majene.

Tinggalkan Balasan