Litaqmandar.com Majene,- Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas Sosial Kabupaten Majene kembali merealisasikan kepedulian pemerintah pusat kepada masyarakat dengan menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Nipotowe Palu. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Rabu (8/7/2026) oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majene, Hj. Najibah B. Fattah, S.Ag., M.Pd.I., kepada para penerima manfaat dengan total nilai bantuan mencapai Rp. 485.187.680.
Bantuan ATENSI tersebut menyasar berbagai kelompok rentan di Kabupaten Majene, mulai dari penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), hingga anak-anak. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi, pemenuhan kebutuhan dasar, dukungan pendidikan, serta penyediaan alat bantu yang dapat menunjang aktivitas dan kualitas hidup para penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majene, Hj. Najibah B. Fattah, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar angka atau program pemerintah, tetapi merupakan amanah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Ia juga mengajak para penerima bantuan program kewirausahaan agar menjadikan bantuan modal usaha sebagai langkah awal membangun kemandirian ekonomi keluarga. Sementara itu, bagi penerima bantuan nutrisi maupun alat bantu, ia berharap bantuan tersebut mampu meringankan aktivitas sehari-hari serta memberikan semangat untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Hj. Najibah menegaskan komitmen Dinas Sosial Kabupaten Majene untuk terus mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program-program kesejahteraan sosial.
Adapun rincian bantuan ATENSI Tahun 2026 meliputi pemberdayaan ekonomi berupa 7 paket kewirausahaan bagi lansia senilai Rp. 17.489.960 dan 11 paket kewirausahaan bagi penyandang disabilitas senilai Rp. 30.354.720. Selain itu, disalurkan pula bantuan pemenuhan gizi berupa 52 paket nutrisi lansia senilai Rp. 69.908.000, 77 paket nutrisi disabilitas senilai Rp. 193.886.000, serta 44 paket nutrisi anak senilai Rp. 96.932.000. Dinas Sosial juga menyerahkan satu paket perlengkapan sekolah senilai Rp. 2.348.000 sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak.
Tidak hanya itu, program ATENSI juga menghadirkan bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas berupa 13 unit kursi roda berbagai tipe dengan total nilai Rp. 67.119.000 serta enam unit alat bantu jalan yang terdiri atas tongkat kruk, tongkat adaptif, tongkat kaki tiga, dan walker senilai Rp. 6.150.000. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan kemandirian para penyandang disabilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Penyaluran bantuan ATENSI ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Majene dalam menghadirkan pelayanan sosial yang responsif, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui program ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat terus meningkat serta terwujud Kabupaten Majene yang lebih peduli, inklusif, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.



