Semangat Kepemimpinan Visioner Manurung Hidup Kembali di Tanah Pamboang

Litaqmandar.com Majene, — Semangat kepemimpinan visioner yang pernah tumbuh di tanah Pamboang kembali menemukan ruangnya melalui sosok Hasrat, S.Pd.SD., Kepala SDN No. 1 Luaor, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene. Kiprahnya di dunia pendidikan dan pengabdian masyarakat dinilai menjadi bagian dari upaya meneruskan nilai-nilai keteladanan kepemimpinan masa lalu yang mengutamakan ketulusan, kebersamaan, dan kemajuan masyarakat. Selasa, 22/9/2026

Inspirasi tersebut tidak lepas dari warisan kepemimpinan luhur Manurung, tokoh Kapala Kappung Matoa Bonde pada era 1975. Nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan dari generasi sebelumnya menjadi semangat bagi Hasrat untuk terus menghadirkan perubahan positif, baik dalam lingkungan sekolah maupun di tengah kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Desa Bonde.

Baca Juga:   Serap Aspirasi Kebutuhan Sekolah, Sekdispora Majene Kunjungi SMPN 1

Selain menjalankan tugas sebagai kepala sekolah, Hasrat juga aktif mengabdikan diri di masyarakat. Ia dipercaya sebagai Ketua PHBI Desa Bonde sekaligus Ketua Pembangunan Masjid Jami Nurul Yaqin Desa Bonde. Peran tersebut menjadi ruang baginya untuk mendorong berbagai kegiatan keagamaan dan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam bidang pendidikan, Hasrat juga terus mendorong lahirnya inovasi pembelajaran di SDN No. 1 Luaor. Salah satu program yang kini dikembangkan adalah “Matematika Gembira”, sebuah pendekatan pembelajaran yang diarahkan untuk menciptakan suasana belajar matematika yang lebih menyenangkan, aktif, dan mudah diterima oleh peserta didik.

Baca Juga:   Kadis Mithhar: Guru P3K Diharapkan Tingkatkan Inovasi

SDN No. 1 Luaor menjadi salah satu sekolah yang mengikuti kegiatan program tersebut yang diselenggarakan oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Sulawesi Barat di lembaga diklat eks-LPMP. Guru pendamping sekaligus peserta kegiatan, Syamsiah, S.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang kemudian mulai diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Alhamdulillah, hari ini kami sudah menerapkan hasil pelatihan yang dipelajari di sekolah. Kami juga sempat menyampaikan kepada pembimbing bahwa jika Tuhan berkehendak, InsyaAllah kami berencana melakukan kunjungan dan pengimbasan di tingkat gugus,” ujar Syamsiah, Selasa (22/9/2026).

Melihat perkembangan tersebut, Hasrat memberikan apresiasi kepada guru dan seluruh pihak yang terlibat dalam penerapan program Matematika Gembira. Ia menegaskan bahwa sekolah akan terus memberikan dukungan terhadap inovasi pembelajaran sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih positif bagi peserta didik di Majene.

Baca Juga:   Komitmen tingkatkan Pendidikan, AST Serahkan Aset Gedung Rektorat Untuk Unsulbar

“Warisan kepemimpinan masa lalu mengajarkan kita untuk selalu berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi generasi penerus. Melalui Matematika Gembira ini, kami ingin membuktikan bahwa belajar bisa menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi anak-anak,” pungkas Hasrat. Semangat tersebut menjadi gambaran bahwa nilai-nilai kepemimpinan masa lalu dapat terus dihidupkan melalui karya nyata, pendidikan, dan pengabdian untuk masyarakat Pamboang.

Tinggalkan Balasan