Budaya  

Pemkab Majene Gelar Diskusi Publik Sejarah dan Nilai Perjuangan Galung Lombok

MAJENE — Setelah melaksanakan ziarah ke makam para korban Peristiwa Pembantaian Galung Lombok pada pagi hari, Pemerintah Kabupaten Majene melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menggelar Diskusi Publik Sejarah dan Nilai Perjuangan Galung Lombok. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Jumat, 6 Februari 2026.

Diskusi publik tersebut menjadi ruang refleksi bersama untuk mengingat kembali sejarah kelam sekaligus heroik perjuangan rakyat Galung Lombok, serta meneguhkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ingatan kolektif atas peristiwa tersebut.

Baca Juga:   Perkuat Dukungan Politik, AST-ARB Silaturrahmi Dengan Warga Tanete Tande

Pemerintah Kabupaten Majene menegaskan kesiapan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak agar kisah perjuangan Galung Lombok tidak hilang ditelan waktu. Generasi muda dinilai memiliki hak untuk mengetahui, memahami, dan mewarisi nilai-nilai perjuangan tersebut, salah satunya melalui penguatan muatan lokal dalam dunia pendidikan.

Baca Juga:   Pemeritah Pusat Gelar Sarasehan Kebangsaan Bahas Tantangan Ideologi dan Geopolitik Global

Selain itu, ke depan pemerintah daerah memandang penting untuk menghadirkan anak cucu para veteran dan keluarga korban dalam berbagai kegiatan sejarah dan edukasi. Langkah ini diharapkan dapat menjaga agar sejarah Galung Lombok tetap hidup, diceritakan langsung dari akar perjuangannya, serta menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus.

Baca Juga:   Mentan Amran Tinjau Operasi Pangan Murah di Majene, Harap Harga Beras Turun 1-2 Minggu ke Depan

Melalui diskusi publik ini, Pemkab Majene berharap nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan semangat perlawanan yang lahir dari Peristiwa Galung Lombok dapat terus diwariskan sebagai bagian penting dari identitas dan sejarah daerah.

Tinggalkan Balasan