Litaqmandar.com Mamuju,— Dinamika pengisian jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Barat terus menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk dari elemen mahasiswa. Muhammad Agung, seorang mahasiswa Universitas Hasanuddin asal Mamuju, menyampaikan aspirasinya bahwa figur Jalaluddin, anggota DPRD Sulbar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dinilai sebagai sosok pertengahan yang mampu menjembatani dua partai besar dalam koalisi, yakni Nasdem dan Demokrat. Jumat, 10/4/2026
Agung menilai bahwa Jalaluddin memenuhi seluruh persyaratan untuk direkomendasikan sebagai calon wakil gubernur. Menurutnya, politisi PKS tersebut memiliki modal kuat dari segi personal maupun politik.
“Pak Jalal memenuhi semua syarat untuk dipilih dan direkomendasikan menjadi Wakil Gubernur Sulawesi Barat. Beliau orang Polman, memiliki pengalaman, dan merupakan tokoh profesional,” ujar Agung kepada wartawan di Mamuju, Kamis.
Lebih jauh, Agung mengemukakan analisisnya mengenai komposisi koalisi partai pengusung Gubernur terpilih, Suhardi Duka (SDK). Ia menyebut bahwa Gubernur SDK didukung oleh tiga partai, yaitu Demokrat, PKS, dan Nasdem. Dengan latar belakang gubernur berasal dari Demokrat dan sejumlah posisi strategis di pemerintahan telah banyak diisi oleh kader Nasdem, maka diperlukan figur yang tidak menimbulkan gesekan di antara keduanya.
“Perlu kita ketahui, Pak SDK didukung oleh tiga parpol: Demokrat, PKS, dan Nasdem. Gubernur adalah orang Demokrat, kader Nasdem sudah banyak menempati posisi di pemerintahan. Maka agar tidak terbentur antara Demokrat dan Nasdem, figur dari PKS menjadi solusi,” tegas Agung.
Agung juga menyoroti loyalitas dan komitmen PKS terhadap perjuangan Suhardi Duka sejak awal. Menurut catatannya, PKS merupakan partai yang konsisten mendukung SDK saat pertama kali maju sebagai calon gubernur pada tahun 2017. Komitmen tersebut, kata Agung, tidak dimiliki oleh semua partai koalisi.
“PKS adalah partai yang terbukti komitmennya pada Pak SDK. PKS selalu mendukung SDK di awal perjuangan beliau maju sebagai calon gubernur pada tahun 2017. Maka tak heran figur dari PKS dinilai sebagai figur setia, berkomitmen, dan bisa membantu Pak SDK sebagai gubernur mewujudkan visi-misi beliau,” imbuh mahasiswa tersebut.
Dengan kombinasi antara kapasitas personal Jalaluddin yang dinilai profesional dan berpengalaman serta posisi strategis PKS sebagai partai penyeimbang di tengah dominasi Demokrat dan Nasdem, Agung optimistis bahwa Jalaluddin adalah figur yang paling tepat untuk mendampingi Suhardi Duka di sisa masa jabatan gubernur.
Aspirasi dari kalangan mahasiswa ini menambah daftar panjang dukungan terhadap Jalaluddin, yang sebelumnya juga telah mendapat sorotan dari sejumlah tokoh masyarakat Sulbar. Para pengamat menilai, munculnya dukungan dari berbagai elemen menunjukkan bahwa nama Jalaluddin semakin kokoh dalam bursa calon wakil gubernur.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Jalaluddin belum memberikan tanggapan resmi terkait aspirasi tersebut. Namun, sejumlah sumber menyebutkan bahwa peluang kader PKS untuk mendampingi gubernur semakin terbuka, seiring dengan kebutuhan akan figur pemersatu di lingkaran koalisi.



