Majene.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene terus berkomitmen mendukung Program Satu Data Indonesia. Melalui peran pembina data, walidata, dan produsen data tingkat kabupaten, Pemkab Majene menggelar pertemuan di Ruang Rapat Wakil Bupati Majene, Selasa (26/8/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kabupaten Majene, Andi Irma Nilawati. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan maupun perencanaan pembangunan di daerah.
“Data yang berkualitas akan menjadi fondasi bagi pemerintah daerah dalam mengambil keputusan strategis, sehingga pembangunan bisa lebih tepat sasaran,” ungkap Andi Irma di hadapan peserta pertemuan.
Menurutnya, Program Satu Data Indonesia bukan hanya sekadar agenda nasional, melainkan kebutuhan penting di tingkat daerah. Melalui sistem data yang terpadu, setiap program pemerintah dapat lebih terarah, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Majene.
Pertemuan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pembina data, walidata, dan produsen data. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar pengelolaan data di Kabupaten Majene lebih baik, efektif, serta mampu mendukung arah pembangunan yang berkelanjutan.
Selain itu, Andi Irma menekankan perlunya konsistensi dalam pembaruan data oleh setiap perangkat daerah. Hal tersebut akan menjamin keterpaduan data sehingga bisa diakses dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak, termasuk untuk perencanaan pembangunan, evaluasi, maupun pelaporan daerah.
Dengan adanya langkah strategis ini, Pemkab Majene optimistis dapat memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data. Harapannya, Majene dapat menjadi salah satu daerah yang berhasil menerapkan prinsip Satu Data Indonesia demi terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.



