Berita  

Keluhan Terhadap Parkir Mobil Truk di Area Pasar Takjil Desa Palipi Soreang

Gambar, Mobil Truk yang Terparkir Pas depan Pasar takjil Ramadhan Desa Palipi Soreang

Majene, -Harun Penanggung jawab Pasar Takjil Ramadhan Menyampaikan Mohon maaf sebelumnya kepada yang punya mobil truk. Kami dari panitia Pasar Takjil Ramadhan Desa Palipi Soreang ingin menyampaikan sebuah keluhan yang berkaitan dengan kelancaran kegiatan pasar takjil yang diadakan setiap sore di area taman masjid Desa Palipi Soreang. Kami berharap bantuan dari pemerintah desa maupun masyarakat untuk dapat menyampaikan masalah ini kepada pihak yang berwenang agar bisa segera diselesaikan.

Masalah yang kami hadapi adalah keberadaan sebuah mobil truk yang terparkir di area taman masjid yang menjadi lokasi pasar takjil. Sejak dua hari terakhir, mobil truk berplat nomor DD 8295 SL ini telah menghalangi akses parkir yang sangat dibutuhkan oleh pengunjung pasar. Keberadaannya semakin mengganggu, karena menghalangi jalur parkir yang seharusnya digunakan oleh kendaraan pengunjung pasar takjil. Hal ini tentu saja membuat penjual dan pengunjung merasa kurang nyaman. Minggu, (9/3/2025)

Baca Juga:   Pemda Majene Resmi Luncurkan Senam Anak Indonesia Hebat dan Gerakan 7 Kebiasaan Hebat

Pasar takjil yang dilaksanakan setiap sore ini merupakan kegiatan yang sangat dinanti oleh masyarakat Desa Palipi Soreang. Para penjual menjajakan berbagai takjil dan pengunjung datang untuk membeli sambil bersilaturahmi. Keberadaan mobil truk yang terparkir di area tersebut jelas mengganggu kelancaran aktivitas pasar, karena membuat jalan akses menjadi sempit dan sulit untuk dilalui kendaraan. Hal ini menyebabkan beberapa pengunjung merasa kesulitan untuk parkir, sementara para penjual merasa ruang mereka semakin terbatas.

Kami dari panitia Pasar Takjil Ramadhan Desa Palipi Soreang dengan rendah hati memohon bantuan kepada pihak berwenang agar mobil truk tersebut bisa segera dipindahkan. Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang baik antara pemilik mobil dan masyarakat, masalah ini bisa segera diselesaikan demi kenyamanan bersama.

Baca Juga:   Rapat Komisi DPRD dan Pemerintah Terkait Kelanjutan PPK

Selain itu, kami juga menerima keluhan dari salah satu penjual kami, Wawan Carai, Litaqmandar.com. mewawancarai penjual yang merasa terganggu dengan keberadaan mobil truk tersebut. Para penjual merasa akses mereka untuk berjualan semakin terbatas, sementara pengunjung juga kesulitan untuk menemukan tempat parkir yang nyaman. Bahkan, beberapa pengunjung, termasuk ibu-ibu, menyatakan bahwa jika mobil tersebut tidak segera dipindahkan, mereka akan mendorong mobil itu agar akses parkir bisa kembali dibuka.

Baca Juga:   Mentan Amran Tinjau Operasi Pangan Murah di Majene, Harap Harga Beras Turun 1-2 Minggu ke Depan

Tentu saja, kami tidak menginginkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Oleh karena itu, kami berharap masalah ini bisa segera mendapatkan perhatian dari pihak yang berwenang. Kami ingin menjaga agar pasar takjil ini bisa tetap berjalan dengan baik, nyaman, dan aman untuk semua pihak yang terlibat, baik penjual maupun pengunjung.

Hingga saat ini, kami belum mengetahui siapa pemilik mobil truk tersebut. Kami mengharapkan bantuan dari masyarakat maupun pihak terkait agar dapat mengetahui pemilik kendaraan tersebut, sehingga masalah ini bisa segera diselesaikan. Kami juga memohon maaf apabila ada penyampaian yang kurang berkenan di hati semua pihak. Kami hanya menginginkan yang terbaik untuk kelancaran pasar takjil ini.

Tinggalkan Balasan