Berita  

Bupati Kabupaten Majene Hadiri dan Tutup Musrenbang Kecamatan Sendana, Tegaskan Arah Pembangunan 2027

Majene – Pemerintah Pemerintah Kabupaten Majene resmi menuntaskan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan melalui pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Sendana. Momentum ini menjadi titik akhir proses penjaringan aspirasi masyarakat sekaligus penentu arah kebijakan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Majene Tahun 2027. Majene, 12/2/2026

Kegiatan yang digelar di Kecamatan Sendana tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Majene Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M.,
bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan perempuan dan pemuda. Kehadiran orang nomor satu di Majene ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap aspirasi masyarakat terakomodasi dalam perencanaan pembangunan.

Baca Juga:   Silaturahmi Dengan Plt Direktur RSUD Majene, DPD PPNI Majene Minta Kejelasan Insentif Covid-19

Dalam sambutannya, Bupati Majene menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan program prioritas daerah. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar pembangunan tahun 2027 benar-benar menjawab tantangan dan kebutuhan riil di lapangan.

Baca Juga:   Bapak Bupati Majene, H. Andi Achmad Syukri, S.E., M.M., Memimpin Upacara Pembukaan Jambore Cabang Ketiga di Sport Centers Rangas.

Bupati juga menyampaikan bahwa arah pembangunan Kabupaten Majene ke depan akan difokuskan pada penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Sementara itu, Camat Sendana dalam laporannya memaparkan sejumlah usulan prioritas yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari perbaikan jalan dan drainase, penguatan sektor pertanian dan perikanan, hingga peningkatan sarana pendidikan. Seluruh usulan tersebut telah melalui proses musyawarah di tingkat desa sebelum dibawa ke forum kecamatan.

Baca Juga:   Harun Hadaming Pimpin Penimbunan di TPA Moloku, Optimis Sanksi Pengelolaan Sampah Segera Dicabut

Dengan berakhirnya Musrenbang di Kecamatan Sendana, maka seluruh rangkaian Musrenbang tingkat kecamatan di Kabupaten Majene resmi ditutup. Hasil dari forum ini selanjutnya akan dibahas pada Musrenbang tingkat kabupaten sebagai dasar finalisasi RKPD Tahun 2027, demi mewujudkan Majene yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan