Litaqmandar.com Majene,- Pemerintah Kabupaten Majene resmi menjalin kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) Cabang Majene serta Bank Indonesia (BI) dalam penerapan sistem pemotongan otomatis (payroll) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pembayaran retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dihadiri Bupati Majene A. Achmad Syukri di Majene, Selasa 4/8/2026
Penandatanganan PKS ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Majene dalam memperluas digitalisasi retribusi daerah guna mendukung percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Melalui sistem pembayaran yang terintegrasi secara elektronik, pemerintah daerah menargetkan peningkatan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas dalam pengelolaan penerimaan daerah.
Bupati Majene A. Achmad Syukri menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, transformasi digital di sektor pelayanan publik menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Ia menjelaskan, penerapan sistem payroll akan memberikan kemudahan bagi ASN dalam memenuhi kewajiban pembayaran retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan. Dengan mekanisme pemotongan otomatis, pembayaran menjadi lebih mudah, tepat waktu, serta tercatat secara elektronik sehingga mampu meningkatkan efektivitas dan akurasi pengelolaan pendapatan daerah.
Bupati juga menginstruksikan seluruh Kepala Perangkat Daerah agar memberikan dukungan penuh terhadap implementasi PKS tersebut. Seluruh ASN yang memenuhi ketentuan diharapkan segera mengikuti mekanisme pembayaran baru sebagai bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah daerah sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan retribusi.
Menurut Achmad Syukri, ASN harus menjadi teladan dan pelopor bagi masyarakat dalam membangun budaya taat membayar pajak dan retribusi daerah. Peningkatan penerimaan retribusi persampahan, lanjutnya, tidak hanya bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga menjadi sumber pembiayaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan persampahan dalam mendukung gerakan Majene Mappaccing atau Majene Bersih.
Pemerintah Kabupaten Majene turut menyampaikan apresiasi kepada Bank Sulselbar sebagai mitra strategis dalam penyediaan layanan perbankan daerah, serta kepada Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat yang terus memberikan pendampingan dalam percepatan transformasi digital dan penguatan tata kelola keuangan daerah. Sinergi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.
Prosesi penandatanganan PKS disaksikan Wakil Bupati Majene A. Rita Mariani Basharoe, perwakilan Ketua DPRD Kabupaten Majene, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Barat, serta perwakilan Pimpinan Bank Sulselbar. Hadir pula Staf Ahli dan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), para Kepala OPD terkait, Kabag Kerja Sama Setda, para Camat dan Lurah, hingga Kepala UPTD Disdikpora se-Kabupaten Majene. Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemkab Majene optimistis transformasi digital pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat sekaligus mewujudkan pengelolaan persampahan yang berkelanjutan.



