Litaqmandar.com Majene,— Bupati Majene, Dr. H. A. Achmad Syukri, SE., MM didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, H. Ardiansyah, S., S.T.P., menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Mugiyanto, S.S., beserta rombongan. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi di Kabupaten Majene. Senin (27/04/2026)
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM RI Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka mendorong sinergitas serta meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia bagi masyarakat, komunitas, maupun pelaku usaha di daerah.
Dalam agenda kunjungannya, Wakil Menteri HAM RI dijadwalkan memberikan kuliah umum di Kampus Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada civitas akademika mengenai pentingnya implementasi nilai-nilai HAM dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, rombongan juga melakukan kunjungan ke kampung nelayan di Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya melihat langsung kondisi masyarakat pesisir sekaligus memastikan bahwa pemenuhan hak-hak dasar masyarakat dapat terpenuhi secara merata.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan jamuan makan siang di Rumah Jabatan Bupati Majene sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Majene menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Majene berkomitmen untuk terus menjaga dan memenuhi hak asasi seluruh masyarakat. Ia juga berharap momentum kunjungan ini menjadi ikhtiar bersama dalam memperkuat kemitraan strategis dengan Kementerian HAM, sejalan dengan visi Majene yang maju, mandiri, dan berbudaya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor serta memastikan bahwa nilai-nilai HAM benar-benar terimplementasi dalam setiap aspek pembangunan, hingga menjangkau wilayah terluar dan kelompok masyarakat yang paling rentan di Kabupaten Majene.



