Litaqmandar.com,- Pemerintah Kabupaten Majene menggelar rapat koordinasi bersama para pimpinan dan perencana Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Majene di Ruang Pola Kantor Bupati, belum lama ini. Rapat tersebut difokuskan pada pembahasan Rencana Tindak Lanjut atas hasil evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi guna meningkatkan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah tahun ini. Majene, 2/3/2026
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Majene untuk melakukan refleksi sekaligus pembenahan menyeluruh terhadap sistem perencanaan dan pelaporan kinerja. Evaluasi yang diberikan Kemenpan-RB dipandang sebagai bahan perbaikan strategis agar tata kelola pemerintahan semakin efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Bupati Majene dalam arahannya menegaskan bahwa nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bukan sekadar angka administratif yang tercantum dalam laporan tahunan. Lebih dari itu, SAKIP merupakan potret sejauh mana pemerintah daerah mampu mengelola perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program yang benar-benar berorientasi pada hasil (outcome).
Menurutnya, setiap program dan kegiatan harus memiliki keterkaitan yang jelas antara perencanaan dan hasil yang ingin dicapai. Anggaran yang dialokasikan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak terukur terhadap pembangunan daerah.
Bupati juga mengingatkan bahwa evaluasi ini tidak boleh dipandang sebagai beban, melainkan sebagai peluang untuk memperkuat sistem kerja yang lebih terarah dan akuntabel. Seluruh OPD diminta melakukan penyesuaian indikator kinerja agar selaras dengan target pembangunan daerah.
Di akhir arahannya, Bupati menekankan bahwa ke depan capaian kinerja akan menjadi basis utama dalam penilaian pejabat dan pemberian penghargaan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan kinerja sebagai ukuran objektif dalam pembinaan aparatur.
“Mari kita jadikan evaluasi ini sebagai titik balik. Saya meminta seluruh jajaran bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh integritas agar Pemkab Majene mampu bangkit dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati menyoroti pentingnya komitmen dan budaya kerja yang dimulai dari pimpinan OPD. Menurutnya, keberhasilan organisasi berada di tangan pimpinan yang memiliki kewenangan untuk menggerakkan staf, namun kewenangan tersebut hanya efektif jika disertai pemahaman yang utuh terhadap target serta indikator kinerja yang telah ditetapkan.
Ia juga menekankan pentingnya perjanjian kinerja yang jelas antara pimpinan OPD dan Bupati, lengkap dengan indikator serta target capaian per triwulan. Dengan target yang terukur dan terjadwal, capaian SAKIP diharapkan tidak lagi stagnan, tetapi mampu digenjot menuju predikat A. Komitmen, kepemimpinan, dan kerja terukur menjadi kunci—saatnya bangkit dan membuktikan kinerja untuk Majene yang lebih baik.



