Berita  

Wakil Bupati Majene Andi Ritamariani Hari ini Meresmikan Gerakan Kembali Bersekolah

Wakil Bupati Majene Foto Bersama Anak-Anak Perwakiolan Dari sekolah.

Majene,-Pemerintah Kabupaten Majene hari ini meresmikan Gerakan Kembali Bersekolah, sebuah program kolaboratif yang bertujuan mengembalikan anak-anak putus sekolah dan yang belum pernah bersekolah ke bangku pendidikan. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Majene, Yayasan Karampuang, dan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Mubadala Energy.

Acara peluncuran resmi yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene dihadiri oleh Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene, Kepala Dinas PMD Kabupaten Majene H. Sudirman, Anggota DPRD Kabupaten Majene, para Kepala Desa se-Kabupaten Majene, dan Tim Yayasan Karampuang. Sabtu, 10 Mei 2025.

Baca Juga:   Sebagai langkah Penyegaran, Pemda Majene Kembali melakukan Rotasi Jabatan

Gerakan Kembali Bersekolah telah berhasil memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada kurang lebih 140 anak di 20 desa yang tersebar di empat kecamatan: Banggae, Banggae Timur, Pamboang, dan Sendana. Bantuan tersebut meliputi seragam sekolah, sepatu, dan alat tulis. Anak-anak yang dibantu terbagi dalam tiga kategori: mereka yang belum pernah bersekolah, yang putus sekolah, dan yang lulus SD namun tidak mampu melanjutkan ke SMP. Program ini telah dilaksanakan sebanyak dua kali di Kabupaten Majene.

Baca Juga:   Babak Baru Roundnet Indonesia Genta Fajar Nahkodai Federasi Roundnet Indonesia 2026–2030

Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Karampuang atas dedikasi dan kontribusinya. Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan dasar sebagai fondasi pembangunan di Kabupaten Majene, yang beliau sebut sebagai “kota pendidikan”. Pemerintah Kabupaten Majene sendiri telah mengalokasikan 5% Anggaran Dana Desa (ADD) khusus untuk pendidikan dan berupaya untuk menyediakan beasiswa, meskipun saat ini menghadapi tantangan pengurangan anggaran.

“Keberhasilan Gerakan Kembali Bersekolah ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta sangat penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak kita,” ujar Wakil Bupati. “Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak anak-anak di Kabupaten Majene yang mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan.”

Baca Juga:   Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Barat dan Pemda Majene melakukan harmonisasi Perbub Majene di bidang kesehatan.

Yayasan Karampuang, sebagai pelaksana utama program ini, berkomitmen untuk terus mendukung Gerakan Kembali Bersekolah dan memastikan keberlanjutannya. Dukungan dari Mubadala Energy melalui CSR juga sangat diapresiasi. Ke depan, diharapkan akan ada lebih banyak dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan setiap anak di Kabupaten Majene memiliki kesempatan untuk meraih pendidikan yang layak.

Tinggalkan Balasan