Litaqmandar.com Majene, – Kegiatan Assamalewuang Rock Invasion 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi pencinta musik, tetapi juga diharapkan menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Rabu, 4/11/2026
Harapan tersebut mengemuka dalam kegiatan talkshow Assamalewuang Rock Invasion 2026 yang digelar di Pelataran Boyang Assamalewuang, Majene. Diskusi tersebut menghadirkan Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Majene, Muhammad Afiat Mulwan, bersama Ketua Panitia Assamalewuang Rock Invasion, Bayu Aditya Pratama, sebagai narasumber.
Dalam talkshow tersebut, kedua narasumber berbagi cerita, pengalaman, serta pandangan mengenai pelaksanaan festival dan potensi pengembangannya ke depan. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk memperkuat peran komunitas kreatif dalam menghadirkan kegiatan positif yang mampu memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
Ketua Panitia Assamalewuang Rock Invasion, Bayu Aditya Pratama, menyampaikan bahwa salah satu tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah mendorong perkembangan musisi lokal, khususnya di Kabupaten Majene. Menurutnya, para musisi daerah membutuhkan ruang dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, menyalurkan kreativitas, serta memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas.
Tidak hanya berfokus pada dunia musik, Assamalewuang Rock Invasion 2026 juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Kehadiran pengunjung dalam festival tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk, memperluas jangkauan konsumen, dan meningkatkan pendapatan.
Sementara itu, keterlibatan Dinas Pariwisata Kabupaten Majene dalam talkshow tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah dan komunitas kreatif. Kolaborasi ini dinilai penting untuk mendorong kegiatan berbasis kreativitas agar tidak hanya berlangsung sebagai hiburan sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi agenda yang memberikan nilai tambah bagi daerah.
Melalui kegiatan ini, Assamalewuang Rock Invasion diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antara musisi, komunitas kreatif, pemerintah, serta pelaku UMKM. Perpaduan berbagai potensi tersebut diharapkan dapat menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya talenta-talenta baru di Kabupaten Majene.
Dengan semangat kreativitas dan kolaborasi, Assamalewuang Rock Invasion 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar festival musik. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk gerakan anak muda dalam berkarya, memperkuat identitas komunitas, mempromosikan potensi daerah, serta ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat Majene.


