Litaqmandar.com Majene, – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Majene, H. Ahmad Djamaan, mengajak generasi muda untuk terus menumbuhkan semangat patriotisme, kegigihan, dan empati dalam membangun Indonesia. Ajakan tersebut sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan bangsa dan pengingat bagi generasi penerus untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Rabu, 28/10/2026
Dengan mengusung semangat “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia,” H. Ahmad Djamaan menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Melalui kreativitas, inovasi, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap tanah air, generasi muda diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.
Menurutnya, Sumpah Pemuda bukan sekadar catatan sejarah yang diperingati setiap tahun, melainkan ikrar yang harus terus hidup dalam jiwa setiap generasi. Semangat satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia menjadi landasan kuat untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.
H. Ahmad Djamaan juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya daerah. Di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi, generasi muda diharapkan tidak melupakan akar budaya sendiri, tetapi mampu menjadikan warisan leluhur sebagai sumber inspirasi untuk melahirkan karya-karya kreatif yang bernilai dan membanggakan.
“Mari jadikan keberagaman budaya sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan. Terus berkarya, berinovasi, dan lestarikan warisan budaya daerah sebagai identitas bangsa yang membanggakan,” pesannya kepada generasi muda.
Ia menambahkan, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau para pelaku seni, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, khususnya pemuda. Dengan memanfaatkan teknologi digital, kreativitas, dan berbagai platform komunikasi, generasi muda dapat memperkenalkan seni, tradisi, adat istiadat, serta potensi pariwisata daerah kepada masyarakat luas, termasuk hingga tingkat nasional dan internasional.
Bagi Kabupaten Majene, yang memiliki kekayaan tradisi dan kebudayaan Mandar, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu kunci dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya daerah. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap identitas lokal perlu terus ditanamkan agar budaya tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi mendatang.
Menutup pesannya, H. Ahmad Djamaan mengajak seluruh pemuda untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian, dan mengambil bagian dalam pembangunan bangsa melalui karya nyata. “Pemuda hari ini, pemimpin masa depan. Bersama menjaga budaya, bersama membangun Indonesia!” Demikian semangat persatuan yang disampaikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene sebagai ajakan untuk menjadikan pemuda sebagai garda terdepan dalam merawat kebinekaan dan melestarikan budaya bangsa.



