Litaqmandar.com Mamuju,- Bupati Majene Andi Achmad Syukri menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2025 dari Frider Sinaga di Aula Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Senin (25/5/2026). Penyerahan LHP tersebut menjadi bagian dari agenda resmi BPK dalam menyampaikan hasil pemeriksaan atas pengelolaan keuangan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Majene kembali berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Sulawesi Barat atas LKPD Tahun 2025. Opini WTP merupakan bentuk penilaian tertinggi dari BPK yang menunjukkan bahwa laporan keuangan daerah telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai standar akuntansi pemerintahan.
Pencapaian opini WTP ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Majene dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan, efektif, dan akuntabel. Keberhasilan tersebut juga mencerminkan sinergi seluruh perangkat daerah dalam menjaga kualitas administrasi dan pelaporan keuangan pemerintah daerah.
Bupati Majene hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Majene Ardiansyah, Ketua DPRD Kabupaten Majene M. Edward, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Majene Rudy Hartanto Taufik, serta Inspektur Kabupaten Majene Kasman Kabil. Kehadiran jajaran pejabat daerah tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Ketua BPK Perwakilan Sulawesi Barat, Frider Sinaga, dalam sambutannya menyampaikan bahwa opini yang diberikan merupakan hasil pemeriksaan secara menyeluruh terhadap laporan keuangan pemerintah daerah. Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan pelayanan publik.
Usai menerima LHP tersebut, Bupati Majene menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Majene, DPRD Kabupaten Majene, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang baik, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama seluruh elemen pemerintahan.
Bupati juga menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pengelolaan anggaran yang tepat sasaran dan bertanggung jawab. Pemerintah Kabupaten Majene, kata dia, akan terus berupaya memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan disiplin pengelolaan keuangan daerah.
Dengan kembali diraihnya opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Majene diharapkan mampu mempertahankan kinerja positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Capaian tersebut sekaligus menjadi bentuk kepercayaan terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik.



