Berita  

Ketua IJS Majene Bantah Keluarkan Surat Tugas, Diduga Ada Pemalsuan Tanda Tangan

Majene – Ketua Ikatan Jurnalis Sulbar (IJS) Kabupaten Majene, Syamsuddin Kamal, membantah keras keterlibatannya dalam penerbitan surat tugas yang mengatasnamakan dirinya dan organisasi IJS Majene. Surat tersebut berisi penugasan kepada seseorang bernama Arbain, yang disebut ditugaskan untuk mencari dana kegiatan tur jurnalis ke Bone dan kema jurnalis ke Malino.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Syamsuddin Kamal menegaskan bahwa tanda tangan pada surat tersebut adalah palsu dan tidak pernah dikeluarkan secara resmi oleh dirinya maupun pengurus IJS Majene.

Baca Juga:   Asmawi Memberi Dukungan Penuh untuk Dr. Muhammad Jamil Barambangi sebagai Plt Pembantu Rektor III UNSULBAR

“Surat itu tidak pernah saya keluarkan. Arbain telah memalsukan tanda tangan saya. Ini merusak nama baik organisasi dan mencoreng citra IJS Majene,” tegas Syamsuddin, Minggu (2/11/2025).

Syamsuddin menyebut, tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum dan akan segera dilaporkan kepada pihak berwajib. Ia juga meminta Bupati Majene serta pihak-pihak terkait untuk tidak menanggapi atau mengakui keabsahan surat tersebut.

Baca Juga:   Ketua Panitia, Sopyan, Pimpin Rapat Evaluasi Daring untuk Persiapan Reuni Akbar SMP Negeri 4 Sendana

“Saya akan melaporkan hal ini ke pihak kepolisian karena sudah jelas ada unsur pemalsuan dokumen. Saya juga berharap Bupati Majene mengetahui bahwa surat itu tidak sah,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Arbain yang disebut dalam surat tersebut belum memberikan klarifikasi atas dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut.

Baca Juga:   Pemkab Majene Gelar Gerakan Pangan Murah di Halaman Gedung Assamalewuang

IJS Majene menegaskan bahwa segala bentuk kegiatan dan surat resmi organisasi hanya diterbitkan melalui mekanisme internal yang sah serta mendapat persetujuan langsung dari ketua dan sekretariat organisasi.

Penulis: SopyanEditor: Sy

Tinggalkan Balasan