Berita  

Ketua IJS Majene Bantah Keluarkan Surat Tugas, Diduga Ada Pemalsuan Tanda Tangan

Majene – Ketua Ikatan Jurnalis Sulbar (IJS) Kabupaten Majene, Syamsuddin Kamal, membantah keras keterlibatannya dalam penerbitan surat tugas yang mengatasnamakan dirinya dan organisasi IJS Majene. Surat tersebut berisi penugasan kepada seseorang bernama Arbain, yang disebut ditugaskan untuk mencari dana kegiatan tur jurnalis ke Bone dan kema jurnalis ke Malino.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Syamsuddin Kamal menegaskan bahwa tanda tangan pada surat tersebut adalah palsu dan tidak pernah dikeluarkan secara resmi oleh dirinya maupun pengurus IJS Majene.

Baca Juga:   Safari Subuh Jumat Pemkab Majene Perkuat Silaturahmi dan Syiar Keagamaan di Masjid Agung Ilaikal Mashiir

“Surat itu tidak pernah saya keluarkan. Arbain telah memalsukan tanda tangan saya. Ini merusak nama baik organisasi dan mencoreng citra IJS Majene,” tegas Syamsuddin, Minggu (2/11/2025).

Syamsuddin menyebut, tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum dan akan segera dilaporkan kepada pihak berwajib. Ia juga meminta Bupati Majene serta pihak-pihak terkait untuk tidak menanggapi atau mengakui keabsahan surat tersebut.

Baca Juga:   Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Majene Gelar Audiensi dengan Bupati Majene

“Saya akan melaporkan hal ini ke pihak kepolisian karena sudah jelas ada unsur pemalsuan dokumen. Saya juga berharap Bupati Majene mengetahui bahwa surat itu tidak sah,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Arbain yang disebut dalam surat tersebut belum memberikan klarifikasi atas dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut.

Baca Juga:   Pemuda Tutar, Rudi, Angkat Bicara Soal Pernyataan Abu Bakar dari TRC BPBD Polman

IJS Majene menegaskan bahwa segala bentuk kegiatan dan surat resmi organisasi hanya diterbitkan melalui mekanisme internal yang sah serta mendapat persetujuan langsung dari ketua dan sekretariat organisasi.

Penulis: SopyanEditor: Sy

Tinggalkan Balasan